Menko PM Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah untuk Kendalikan Inflasi

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKOR PENANGGULANGAN KEMISKINAN-Pemerintah Kabupaten Barito Utara saat mengikuti rapat koordinasi (rakor) penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan melalui  zoom meeting dan diikuti Pemprov, dan Pemkab seluruh indonesia, Senin (8/9/2025). Untuk Pemkab Barito Utara mengikuti kegiatan tersebut diaula Setda Lantai I.

TEWENEWS, Muara Teweh – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota se-Indonesia dalam pengendalian inflasi sebagai salah satu langkah utama menekan angka kemiskinan.

Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan yang juga diikuti Pemerintah Provinsi dan Kabupaten seluruh Indonesia melalui zoom meeting. Untuk Kabupaten Barito Utara diadakan di Aula Setda Lantai I, Senin (8/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut hadir Pj Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, Ketua DPRD Hj. Mery Rukaini, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekda Drs. Muhlis, Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Muhaimin Iskandar menekankan bahwa target penurunan kemiskinan nasional hanya dapat tercapai jika pengendalian inflasi dijadikan prioritas. “Garis kemiskinan naik itu sejalan dengan meningkatnya inflasi. Karena itu, pengendalian harga-harga pokok harus menjadi prioritas pemerintah daerah dalam rangka menekan inflasi dan mencegah munculnya warga miskin baru,” ujarnya.

Baca Juga :  Jenguk Bayi Penderita Hidrosefalus di RSUD Mtw, Bupati Minta Pelayanan Maksimal dan Rujukan Lanjutan

Ia juga menambahkan, paradigma baru penanggulangan kemiskinan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak lagi semata mengandalkan bantuan sosial, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan. “Peningkatan pendapatan masyarakat adalah kunci. Semangat pemberdayaan ini merupakan wujud dari sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menko PM menjelaskan strategi pemberdayaan masyarakat yang ditetapkan dalam Inpres Nomor 8 Tahun 2025, yang meliputi tiga fokus utama:
1. Pengurangan beban pengeluaran dasar melalui jaminan sosial dan bantuan tepat sasaran.

2. Peningkatan pendapatan masyarakat dengan memperluas akses kerja, meningkatkan kapasitas tenaga kerja, serta menciptakan peluang usaha.

3. Pengurangan kantong-kantong kemiskinan melalui perbaikan rumah tidak layak huni, pemenuhan infrastruktur dasar, dan pemberdayaan berbasis kawasan.

“Kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sangat penting. Setiap daerah memiliki tanggung jawab untuk mengaplikasikan strategi ini, termasuk menjaga kelompok rentan miskin dan kelas menengah agar tidak jatuh miskin,” tutup Muhaimin.

Baca Juga :  Bupati Shalahuddin Buka Puasa Bersama Jamaah Masjid Arafah Kelurahan Lanjas

Sementara itu, Pj Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, menyatakan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menekan angka kemiskinan.

“Kami di Kabupaten Barito Utara berkomitmen mendukung penuh program nasional penanggulangan kemiskinan, terutama melalui pengendalian inflasi daerah, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan akses ekonomi kerakyatan. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Barito Utara tidak hanya terbebas dari garis kemiskinan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara berkelanjutan,” ujar Indra Gunawan.

Ketua DPRD Barito Utara, Hj Mery Rukaini, juga menegaskan bahwa lembaga legislatif siap mengawal kebijakan pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan.

“DPRD Barito Utara akan mendukung kebijakan strategis pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan, baik melalui regulasi maupun penganggaran. Kami berharap kolaborasi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat pencapaian target pengentasan kemiskinan di daerah,” ungkap Hj. Mery Rukaini.(AP)

Berita Terkait

PT BCL Buka Puasa Bersama Insan Pers Bartim, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi
Bupati Shalahuddin Buka Puasa Bersama Jamaah Masjid Arafah Kelurahan Lanjas
IWO Bartim dan UMKM SEGAH Berbagi Takjil Gratis Kepada Pengendara
Kemenag Bartim Ajak Umat Islam Jaga Persatuan Meski Berpotensi Ada Perbedaan Hari Raya
Cair 13 Maret 2026, Total THR ASN Barito Utara Capai Rp40,8 Miliar
Safari Ramadhan, Bupati Shalahuddin Resmikan Masjid Nurul Iman Desa Lemo I
Ampera AY Mebas Ingatkan Program Pembangunan Harus Sesuai Renja dan Skala Prioritas
Bupati Bartim Tekankan Prioritas Pembangunan pada Musrenbang RKPD 2027
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 03:05 WIB

PT BCL Buka Puasa Bersama Insan Pers Bartim, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:17 WIB

Bupati Shalahuddin Buka Puasa Bersama Jamaah Masjid Arafah Kelurahan Lanjas

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:14 WIB

IWO Bartim dan UMKM SEGAH Berbagi Takjil Gratis Kepada Pengendara

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:29 WIB

Kemenag Bartim Ajak Umat Islam Jaga Persatuan Meski Berpotensi Ada Perbedaan Hari Raya

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:21 WIB

Cair 13 Maret 2026, Total THR ASN Barito Utara Capai Rp40,8 Miliar

Berita Terbaru

BARITO TIMUR

IWO Bartim dan UMKM SEGAH Berbagi Takjil Gratis Kepada Pengendara

Kamis, 12 Mar 2026 - 17:14 WIB

BARITO UTARA

Cair 13 Maret 2026, Total THR ASN Barito Utara Capai Rp40,8 Miliar

Rabu, 11 Mar 2026 - 14:21 WIB