Petani Desa Siong Tanam Padi Gogo Varietas Lungkung untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Barito Timur — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, kelompok tani Rungkai Janang di Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, melaksanakan kegiatan penanaman padi unggul lokal jenis padi gogo varietas Lungkung di lahan seluas lima hektar.

Kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong ini didampingi oleh Penyuluh Pertanian Madya Lukman Nulcakim, S.Pi., MP., bersama jajaran kelompok tani setempat. Lahan pertanian di wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu kawasan potensial untuk pengembangan padi gogo di Barito Timur.

Menurut Lukman, varietas Lungkung dipilih karena memiliki ketahanan yang baik terhadap kondisi lahan kering dan iklim khas wilayah Paju Epat. Selain itu, padi ini mampu beradaptasi dengan baik di lahan perbukitan yang menjadi karakteristik daerah setempat.

Baca Juga :  Wabup Bartim Ajak Perindo Perkuat Sinergi Dukung Program Pembangunan Daerah

“Penanaman padi gogo varietas Lungkung ini merupakan langkah nyata mendukung program ketahanan pangan nasional. Kita dorong petani untuk memanfaatkan potensi lokal agar produksi pangan tetap terjaga meski dalam kondisi keterbatasan lahan irigasi,” ujar Lukman.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bentuk pemberdayaan petani lokal agar mampu mengembangkan varietas unggul yang sesuai dengan karakteristik tanah dan iklim Barito Timur. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga keberlanjutan sumber pangan lokal.

Padi gogo varietas Lungkung dikenal sebagai varietas unggul lokal Kalimantan Tengah dengan daya hasil tinggi, rasa nasi yang pulen, serta umur panen yang relatif singkat. Dengan pengelolaan lahan yang tepat, varietas ini dinilai dapat menjadi alternatif utama dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah berbasis kearifan lokal.

Baca Juga :  Peningkatan SDM untuk Tekan Angka  Pengangguran dan Kemiskinan di Barito Utara

Program penanaman ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam memperkuat sektor pertanian berkelanjutan serta mendorong petani agar semakin mandiri dan berdaya saing.

Dengan dukungan penuh dari para petani Desa Siong, kegiatan penanaman padi gogo varietas Lungkung diharapkan menjadi langkah awal kebangkitan pertanian lokal sekaligus kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Warga Barito Timur Laporkan PT MUTU ke Polres, Dugaan Reklamasi Pascatambang Tak Dilaksanakan
PT Trisula Kencana Sakti Apresiasi Murid Berprestasi dan Guru SDN Gandrung Lewat Program PPM/CSR Pendidikan
Jelang Ramadhan 1447 Hijriah, Pemkab Barut Gelar Gerakan Pangan Murah
Sudah Beroperasi Sejak 2005, PT BCL Belum Realisasikan Plasma 20 Persen di Patangkep Tutui
Sampaikan Stressing Bupati, Wabub Felix: 11.12 Gaspol Keputusan Fiskal, RKPD 2027 Harus Tuntas dan Terukur
Warga Desa Kotam Tuntut PT BCL Kembalikan 565 Hektare Tanah Ulayat
Buka Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027, Bupati Tegaskan Implementasi 11.12 Gaspol
Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027, Edi Kesumajaya: Masukan Jadi Dasar Penyempurnaan Dokumen
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:20 WIB

Warga Barito Timur Laporkan PT MUTU ke Polres, Dugaan Reklamasi Pascatambang Tak Dilaksanakan

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:29 WIB

PT Trisula Kencana Sakti Apresiasi Murid Berprestasi dan Guru SDN Gandrung Lewat Program PPM/CSR Pendidikan

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:32 WIB

Jelang Ramadhan 1447 Hijriah, Pemkab Barut Gelar Gerakan Pangan Murah

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:09 WIB

Sudah Beroperasi Sejak 2005, PT BCL Belum Realisasikan Plasma 20 Persen di Patangkep Tutui

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:20 WIB

Sampaikan Stressing Bupati, Wabub Felix: 11.12 Gaspol Keputusan Fiskal, RKPD 2027 Harus Tuntas dan Terukur

Berita Terbaru