Pipa Kondensat Bocor, Aliran Sungai Lahei Tercemar

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

TEWENEWS, Muara Teweh – Pipa kondensat yang bocor dapat menyebabkan sistem air bersih menjadi kotor dari sekitarnya. Selain itu, kondensat itu sendiri bisa mengandung zat-zat yang berbahaya jika terlepas ke lingkungan.

Air yang tercemar dari pipa bocor milik PT. Mira Gana Energi (MGE) yang berada di Desa Rahaden membuat aliran sungai Lahei, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara tercemar.

Limbah kondensat dapat mengandung bakteri, virus, atau zat kimia berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan.

Baca Juga :  Konferensi Kerja PGRI Barito Utara 2026, Ketua PGRI Kalteng Soroti Kesejahteraan Guru Honorer

Kondensat yang di tampung olah PT.MGE berasal dari limbah milik PT.Medco di Desa Karendan.

Akibat air yang terkontaminasi bila dikonsumsi, dapat menyebabkan berbagai penyakit, terutama pada anak-anak dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Beberapa warga di aliran sungai Lahei mengeluh hal ini berakibat pada Kerusakan Lingkungan,
Tumpahan air yang terkontaminasi dari pipa bocor juga dapat merusak lingkungan, terutama jika mencapai sumber air seperti sungai atau sumur.

Baca Juga :  Catut Nama Pejabat Barito Utara, Penipu Minta Transfer Dana Rp27 Juta, Kadis Pendidikan Imbau Masyarakat Waspada

Humas PT.MGE saat di konfirmasi TEWENEWS, Kamis (19/6/2025) mengatakan bahwa pipa yang bocor saat ini sedang dalam tahap perbaikan.

” Kami tidak mengetahui penyebab pipa bocor, tetapi tim kami di lapangan sedang melakukan penyambungan dan dalam waktu dekat sudah tersambung dan kami yakinkan tidak akan ada lagi kebocoran,” ungkapnya, di Muara Teweh.(Tim)

Berita Terkait

Hadiri Groundbreaking Water Front City Lanjas, Hj Nety Herawati Dukung Pembangunan yang Berdampak bagi Masyarakat
Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Reni Sugiarti Harapkan Polri Semakin Profesional dan Humanis
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, 35 Personel Polres Bartim Naik Pangkat
Bupati Barito Utara, Shalahuddin: Sinergi Desa Kunci Keberhasilan Pembangunan
DPRD Barito Timur Siap Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta SiLPA Segera Diakomodasi dalam APBD Perubahan
Kesbangpol Apresiasi Konsolidasi DAD Barito Utara, sebagai Upaya Perkuat Sinergi Pelestarian Adat dan Kebangsaan
Pertahankan WTP ke-10, Pemkab Barito Timur Akui Masih Ada Kekurangan dalam Pengelolaan APBD 2025
Agustiar Sabran: Barito Utara Harus Perkuat Kemandirian Daerah dan Manfaatkan Peluang Kedekatan dengan IKN
Berita ini 254 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:38 WIB

Hadiri Groundbreaking Water Front City Lanjas, Hj Nety Herawati Dukung Pembangunan yang Berdampak bagi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:02 WIB

Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Reni Sugiarti Harapkan Polri Semakin Profesional dan Humanis

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:30 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, 35 Personel Polres Bartim Naik Pangkat

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:34 WIB

Bupati Barito Utara, Shalahuddin: Sinergi Desa Kunci Keberhasilan Pembangunan

Senin, 29 Juni 2026 - 19:51 WIB

DPRD Barito Timur Siap Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta SiLPA Segera Diakomodasi dalam APBD Perubahan

Berita Terbaru

BARITO TIMUR

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, 35 Personel Polres Bartim Naik Pangkat

Selasa, 30 Jun 2026 - 16:30 WIB