SERAHKAN CENDERAMATA-Ari Prayogo dari Primamed Nusa Persada menyerahkan cenderamata kepada Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Pariadi usai pembukaan kegiatan pelatiham, Kamis (24/7/2025)
TEWENEWS, Muara Teweh – Primamed Nusa Persada kembali menyelenggarakan rangkaian pelatihan kesehatan di Kabupaten Barito Utara, yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pelatihan terintegrasi yang dijalankan di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus penguatan kapasitas tenaga kesehatan.
Ari Prayogo dari Primamed Nusa Persada menyampaikan bahwa kehadiran mereka di Muara Teweh tahun ini berlangsung lebih lama dari biasanya. Hal ini dikarenakan adanya dua rangkaian kegiatan sekaligus, yaitu pelatihan “Beda Kelas” yang tengah berlangsung dan akan dilanjutkan dengan pelatihan bagi para bidan di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa lebih lama berada di Muara Teweh. Selain pelatihan beda kelas, kami juga membawa gerbong kedua untuk teman-teman bidan. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan daerah,” ujar Ari Prayogo saat memberikan sambutannya pada kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Ari menjelaskan bahwa Primamed saat ini tengah aktif di berbagai provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Di Jawa Barat, pelatihan yang sedang tren adalah Advanced Midwifery Training Course (AMTK) dan pelatihan persalinan, infant care, serta konseling menyusui.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan pelatihan yang mereka gunakan telah mengacu pada teori pembelajaran orang dewasa dengan metode yang menyenangkan dan aplikatif.
“Pelatihan yang kami berikan bukan hanya soal materi, tapi bagaimana menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan relevan dengan tantangan di lapangan. Kami juga telah terverifikasi oleh LPSE dan siap menyediakan berbagai paket pelatihan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Primamed menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas dan mutu pelatihan, serta mendukung program-program Kementerian Kesehatan yang kini semakin digital dan terintegrasi dengan sistem SKP secara otomatis.
Dengan rangkaian pelatihan ini, diharapkan tenaga kesehatan di Kabupaten Barito Utara semakin siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan dan terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.(AP/Tim)









