Ribuan Warga Barito Utara Terindikasi Penyalahgunaan Narkoba, Kepala BNN Kalteng: Perlu Perhatian Serius dari Seluruh Pihak

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPAIKAN PAPARAN-Kepala BNNP Kalimantan Tengah Brigjen Pol. Mada Roostanto, S.H., M.H. saat menyampaikan paparan memaparkan materi dalam kegiatan Audiensi dan Sinergi P4GN di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (11/2/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah Brigjen Pol. Mada Roostanto, S.H., M.H. mengungkapkan bahwa angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Barito Utara tergolong signifikan dan memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak.

Hal tersebut disampaikannya saat memaparkan materi dalam kegiatan Audiensi dan Sinergi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (11/2/2026).

Dalam paparannya, Brigjen Pol. Mada Roostanto menyampaikan bahwa secara nasional angka prevalensi penyalahgunaan narkoba telah mencapai sekitar 4,1 juta orang. Sementara di Kabupaten Barito Utara, dari jumlah penduduk sekitar 100 ribu lebih, tercatat hampir 987 orang terindikasi penyalahgunaan narkoba.

“Dengan angka seperti itu, tentu kita harus fokus dan memproyeksikan langkah-langkah konkret dalam pemberantasan narkoba, karena ancamannya sangat masif,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri RAT Koperasi Merah Putih Lanjas, Wabub Dorong Transparansi dan Adaptasi Teknologi.

Ia menambahkan, data tersebut merupakan fenomena gunung es, di mana angka yang terdeteksi kemungkinan jauh lebih kecil dibandingkan jumlah riil di lapangan.

“Biasanya jumlah sebenarnya bisa tiga sampai empat kali lipat dari data yang terungkap,” jelasnya.

Di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai sekitar 0,70 persen atau sekitar 10 ribu orang yang pernah menggunakan narkoba. Bahkan, beberapa wilayah telah masuk dalam kategori zona merah.

Menurutnya, terdapat empat jalur yang diperkirakan menjadi pintu masuk peredaran narkoba ke Kalimantan Tengah, yakni melalui perbatasan Kalimantan Barat (Lamandau), Kalimantan Selatan (Kapuas), Gunung Mas, dan Seruyan. Jalur-jalur tersebut menjadi prioritas pengawasan dan penindakan BNNP.

“Sampai tadi malam, BNN masih melakukan pengungkapan besar di wilayah Sumatera dengan barang bukti ratusan kilogram. Di Palangkaraya sendiri pekan lalu diamankan sekitar tiga setengah kilogram. Ini bukti bahwa peredaran terus terjadi karena masih adanya permintaan,” tegasnya.

Brigjen Mada juga mengungkapkan bahwa penyalahgunaan narkoba kini telah merambah hingga ke desa-desa dan berbagai profesi, termasuk petani dan pekerja tambang. Karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Bias Layar Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR RI Lewat PAW

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa saat ini BNNP Kalimantan Tengah baru memiliki tiga BNN Kabupaten/Kota (BNNK). Namun pihaknya telah mengusulkan penambahan kantor BNNK baru dan direncanakan akan diresmikan di beberapa kabupaten pada tahun ini.

“Kami berharap ke depan Barito Utara juga dapat memiliki BNNK sendiri, sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan bisa lebih optimal,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadirannya di Barito Utara selain sebagai ajang silaturahmi, juga untuk menggelorakan Program P4GN yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden, khususnya pada poin pemberantasan narkoba.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi antara BNN, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat agar peredaran narkoba bisa kita tekan bersama,” pungkas Brigjen Pol. Mada Roostanto.  (Atr)

Berita Terkait

Waket Komisi III DPRD Bartim Kecam PT ABB, Diduga Picu Konflik Berdarah Warga dan Aparat
Ditindaklanjuti Polres Bartim, Truk Kayu yang Diamankan Warga Tidak Ditemukan Unsur Pidana
Bupati Shalahuddin Prioritaskan Pemenuhan Air Bersih bagi Masyarakat saat Musrenbang RKPD 2027
Bupati Shalahuddin Minta OPD Susun Skema Program Hingga 2029
Musrenbang RKPD Barito Utara 2027, Fokus Penyempurnaan Prioritas Pembangunan
Disdalduk KB P3A Barut Bersama Duta GenRe dan FAD Bagikan Takjil Gratis ke Masyarakat
Bupati Shalahuddin Ajak Masyarakat Desa Bukit Sawit Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian
Wabup Barut Hadiri Rapat Pimpinan Program Kartu Huma Betang Sejahtera di Palangka Raya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:35 WIB

Waket Komisi III DPRD Bartim Kecam PT ABB, Diduga Picu Konflik Berdarah Warga dan Aparat

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:42 WIB

Ditindaklanjuti Polres Bartim, Truk Kayu yang Diamankan Warga Tidak Ditemukan Unsur Pidana

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:59 WIB

Bupati Shalahuddin Prioritaskan Pemenuhan Air Bersih bagi Masyarakat saat Musrenbang RKPD 2027

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:55 WIB

Bupati Shalahuddin Minta OPD Susun Skema Program Hingga 2029

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:52 WIB

Musrenbang RKPD Barito Utara 2027, Fokus Penyempurnaan Prioritas Pembangunan

Berita Terbaru

BARITO UTARA

Bupati Shalahuddin Minta OPD Susun Skema Program Hingga 2029

Kamis, 5 Mar 2026 - 14:55 WIB