Simelon 3Kg Langka, Pemkab Bartim Akan Lakukan Razia

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, BARITO TIMUR – Kelangkaan Gas Elpiji dengan berat 3 Kilo atau si Melon menjadi sorotan publik baru-baru ini, hal itu pun dikeluhkan masyarakat kabupaten Barito Timur (Bartim). Tidak jarang tabung melon berwarna hijau yang disubsidi pemerintah tersebut menjadi incaran masyarakat yang berpenghasilan rendah, sehingga ketersediaan gas tersebut sangat menjadi urusan yang penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kelangkaan gas 3 Kilo di Bartim ini juga menjadi sorotan Pemerintah yang akan bertindak tegas terhadap oknum-oknum pedagang atau agen yang bila sengaja mempermainkan harga yang ditetapkan pemerintah.

Melalui Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P Lelu kepada awak media saat diwawancarai terkait kelangkaan gas elpiji 3 Kilo tersebut mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan operasi pasar.

Baca Juga :  Miris, Ambulans Bawa Ibu Hamil Alami Insiden di KM 53 Arah Puruk Cahu, Warga Soroti Ketersediaan Dokter Spesialis di Muara Teweh

“Masalah kelangkaan gas memang belum ada petunjuk nih dari pihak pimpinan, tapi nanti mungkin kita kerjasama dengan satpol PP, dengan perdagangan untuk melakukan operasi pasar,” ucap Aripanan di Tamiang Layang, Jumat (07/02/2025)

Sebelum menjadwalkan oprasi pasar, Aripanan menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak secepatnya untuk mengatasi keluhan masyarakat dengan adanya kelangkaan gas elpiji 3 Kilo tersebut.

“Nanti kita jadwal ini, kita tetap melihat situasi dan kondisi sekarang ini ada kelangkaan gas, paling tidaklah kalau misalnya pengecernya supaya menyesuaikan harganya jangan sampai melambung tinggi harganya dari harga di agennya,” terang Aripanan.

Baca Juga :  Pemilik Lahan di Betang Nalong Tegaskan Dukungan untuk Aktivitas Tambang CV SEGA di IUP HK

Bila terjadi dugaan penimbunan oleh oknum pedagang maupun agen gas elpiji 3 Kilo tersebut, Aripanan menegaskan akan menindak lanjuti sesuai aturan.

“Setelah kita adakan operasi pasar, apakah ini memang butuh langkah yang mungkin nanti kita minta petunjuk pimpinan lagi untuk melakukan penertiban selanjutnya. Terutama di agennya dulu nanti kita tanyakan pengecernya-pengecernya siapa,” pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

31 Tim Ikuti Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup 2026 Sambut HUT Bhayangkara ke-80 di Barito Utara
Buka Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup 2026, Asisten II Sampaikan Pesan Bupati,  Dorong Prestasi dan Sportivitas
Jaga Ketertiban Umum, Satpol PP Barito Utara Intensifkan Patroli Harian
PUPR Perkim Bartim Tingkatkan Infrastruktur Desa, Jembatan Pianggu Kini Beton Permanen
TIAP HUJAN TURUN, DEPÀN APMS dan GEREJA MUARA TEWEH BANJIR, DINAS TERKAIT BUNGKAM TANPA SOLUSI
Usung Semangat Maju, Sejahtera dan Berkeadilan, Inilah Logo Resmi Hari Jadi ke-76 Barito Utara
Siapkan Usulan WPR, Pemkab Barito Utara Inventarisasi Data Tambang Rakyat
Melalui Bimtek Keamanan Pangan, Dinas Kesehatan Barut Dorong Pelaku Usaha Hasilkan Produk Aman dan Bermutu
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:53 WIB

31 Tim Ikuti Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup 2026 Sambut HUT Bhayangkara ke-80 di Barito Utara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:39 WIB

Buka Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup 2026, Asisten II Sampaikan Pesan Bupati,  Dorong Prestasi dan Sportivitas

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:47 WIB

Jaga Ketertiban Umum, Satpol PP Barito Utara Intensifkan Patroli Harian

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:09 WIB

PUPR Perkim Bartim Tingkatkan Infrastruktur Desa, Jembatan Pianggu Kini Beton Permanen

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:35 WIB

TIAP HUJAN TURUN, DEPÀN APMS dan GEREJA MUARA TEWEH BANJIR, DINAS TERKAIT BUNGKAM TANPA SOLUSI

Berita Terbaru