
BARITO TIMUR – Sekolah Tinggi Teologi (STT) Permata Bangsa Barito kembali mencetak sumber daya manusia terdidik. Sebanyak 23 lulusan dari program Sarjana Teologi (STh), Sarjana Pendidikan Agama Kristen (SPd), dan Magister Teologi (MTh) mengikuti Wisuda IX Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Hotel Ade, Kabupaten Barito Timur, Rabu (4/11/2026).
Mewakili Bupati Barito Timur, Staf Ahli Bupati, Drs. Osa Awatanu, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada jajaran STT Permata Bangsa Barito yang secara konsisten menghadirkan pendidikan tinggi di daerah.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi tersebut menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Ia berharap para lulusan tidak hanya merasa bangga atas gelar akademik yang telah diraih, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu dan pengetahuan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.
Para wisudawan diharapkan dapat menjadi teladan, baik dalam pelayanan gereja, dunia pendidikan, maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Ketua STT Permata Bangsa Barito, Dr. Samuel Simanjuntak, didampingi Kaprodi Magister Teologi Dr. Andriyas dan Kaprodi Sarjana Teologi Dr. Hendrik Sianipar, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi berkualitas di Kabupaten Barito Timur.
Ia berharap semakin banyak masyarakat daerah mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah asal.
Samuel menjelaskan, mahasiswa STT Permata Bangsa berasal dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah dan beragam denominasi gereja. Untuk memperluas akses pendidikan, pihak kampus juga menyediakan kelas daring sehingga masyarakat, khususnya para pekerja, tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan aktivitas pekerjaan.
Menurutnya, lulusan STT Permata Bangsa Barito selama ini telah berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pelayanan gereja, tenaga pendidik, hingga pengabdian sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Ke depan, pihak kampus juga merencanakan pembangunan asrama mahasiswa guna membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi putra-putri dari wilayah pedalaman Kalimantan.
Selain itu, seluruh program studi yang diselenggarakan telah terakreditasi sebagai bagian dari komitmen institusi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.
Wisuda IX ini menjadi momentum penting bagi STT Permata Bangsa Barito untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi terdidik, berintegritas, dan siap mengabdikan diri bagi gereja, masyarakat, serta pembangunan daerah. (Ahmad Fahrizali)









