Uji Keterbacaan Cerita Anak Dwibahasa di SDN 1 Melayu

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UJI KETERBACAAN CERITA ANAK DWIBAHASA-Balai Bahasa Provinsi Kalimanta Tengah melaksanakan Uji Keterbacaan Cerita Anak Dwibahasa di SDN 1 Melayu Muara Teweh, Kamis (6/11/2025).

TEWENEWS, Muara Teweh – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Uji Keterbacaan Cerita Anak Dwibahasa (Bahasa Daerah dan Bahasa Indonesia) di SDN 1 Melayu, Kabupaten Barito Utara, Kamis (6/11/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan penggunaan bahasa daerah di satuan pendidikan sekaligus bentuk dukungan terhadap Instruksi Bupati Barito Utara dalam pelestarian bahasa daerah di lingkungan sekolah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Sukardi Gau, M.Hum, menjelaskan bahwa pelaksanaan uji keterbacaan ini merupakan tahapan penting dalam pengembangan bahan bacaan anak berbasis bahasa daerah yang telah disusun oleh tim Balai Bahasa.

“Berkaitan dengan kegiatan Uji Keterbacaan Cerita Anak Dwibahasa ini, kami secara tidak langsung mendukung program Instruksi Bupati Barito Utara terkait penguatan bahasa daerah. Hari ini kami memilih SDN 1 Melayu Barito Utara sebagai tempat pelaksanaan uji keterbacaan cerita anak dwibahasa, yaitu Bahasa Daerah dan Bahasa Indonesia,” ujar Sukardi.

Ia menambahkan bahwa Balai Bahasa telah menyusun sejumlah buku cerita nonteks yang kini memasuki tahap uji keterbacaan setelah melalui proses penyusunan, penyuntingan, hingga pembuatan transkripsi bahasa daerah.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Barito Utara Dorong Promosi UMKM dan Potensi Daerah saat Hadiri Pembukaan Kalteng Expo 2026

“Kami sudah menyusun dan menyunting buku cerita tersebut, kemudian membuat tabel transkripsi, dan saat ini sudah sampai pada tahap uji keterbacaan. Nanti setelah ini akan dilanjutkan dengan uji keterterimaan. SDN 1 Melayu merupakan salah satu dari lima sekolah di Kalimantan Tengah yang kami libatkan dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Menurut Sukardi, hasil dari kegiatan ini akan menjadi bahan penting untuk mengembangkan pembelajaran bahasa daerah di sekolah, sekaligus memastikan bahwa bahan bacaan yang disusun dapat dimanfaatkan secara efektif oleh peserta didik.

“Insya Allah tahun depan buku-buku ini bisa digunakan kembali dalam kegiatan uji keterterimaan. Ini menjadi lahan penting dalam pembelajaran Bahasa Daerah,” tambahnya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa Balai Bahasa saat ini juga tengah berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk memperkuat penerapan muatan lokal Bahasa Daerah di Kalimantan Tengah. Kolaborasi tersebut mencakup penyusunan kurikulum, pengembangan bahan ajar, serta peningkatan kompetensi guru pengajar bahasa daerah.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana, Kadis Kominfosandi Barut Tekankan Disiplin

“Kami sedang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk memantapkan dan memperkuat muatan lokal Bahasa Daerah di Kalimantan Tengah. Banyak hal yang perlu disiapkan, seperti kurikulumnya, bahan ajarnya, siapa pengajarnya, dan bagaimana kompetensinya. Ini memerlukan pembahasan khusus dan kerja sama dari banyak pihak,” jelas Sukardi.

Kepala Balai Bahasa juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam penguatan bahasa daerah. Menurutnya, upaya yang dilakukan oleh daerah ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kalimantan Tengah.

“Usaha-usaha yang telah dirintis di Barito Utara bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Program penguatan bahasa daerah yang dilakukan di sini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat bisa menghasilkan langkah nyata dalam pelestarian bahasa daerah,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah berharap agar penggunaan bahasa daerah di satuan pendidikan tidak hanya menjadi simbol pelestarian budaya, tetapi juga bagian integral dari proses belajar yang menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan terhadap bahasa daerah di kalangan generasi muda.   (AP)

Berita Terkait

Satpol PP Barito Utara kembali Sosialisasikan Penegakan Perda tentang Pengelolaan Pasar dan PKL
Polres Barito Timur Ungkap Kasus Kejahatan Jalanan 3C, Sejumlah Pelaku Diamankan
Perkuat Sinergi, Pengurus Pewarta Barut Hadiri HUT ke-55 Hj. Nety Herawati
DPRD BARITO UTARA SETUJUI RDP PETI SESUAI TUNTUTAN PEWARTA, DIGELAR 18 JUNI 2026
H Shalahuddin: Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda berkarakter dan berdaya saing
DPRD Barito Timur Bahas Hibah Aset Tanah untuk SKHN 1 Tamiang Layang dan SMAN 1 Pematang Karau
PUPR Bartim Siapkan Penanganan Lanjutan Jalan Tamiang Layang–Telang Lewat DBH Sawit
Perkuat Komitmen Perlindungan Anak, Sekda Barito Utara Ikuti Rakor Bersama Kemensos dan BNPT
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:03 WIB

Satpol PP Barito Utara kembali Sosialisasikan Penegakan Perda tentang Pengelolaan Pasar dan PKL

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:19 WIB

Polres Barito Timur Ungkap Kasus Kejahatan Jalanan 3C, Sejumlah Pelaku Diamankan

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:30 WIB

Perkuat Sinergi, Pengurus Pewarta Barut Hadiri HUT ke-55 Hj. Nety Herawati

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:23 WIB

DPRD BARITO UTARA SETUJUI RDP PETI SESUAI TUNTUTAN PEWARTA, DIGELAR 18 JUNI 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 16:42 WIB

H Shalahuddin: Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda berkarakter dan berdaya saing

Berita Terbaru