60 Sekolah di Barito Utara Terendam Banjir, Ribuan Siswa Terdampak

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJIR DI KECAMATAN MONTALLAT-Pihak Kepolisian dari Polsek Kecamatan Montallat bersama jajaran ketika patroli langsung terjun di daerah banjir di wilayahnya, Selasa (22/4/2025).

TEWENEWS, Muara Teweh – Sebanyak 60 sekolah dasar dan menengah pertama di wilayah Kabupaten Barito Utara terdampak banjir selama tiga hari terakhir.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Barito Utara, banjir melanda 54 SD dan 6 SMP yang tersebar di delapan kecamatan. Akibatnya, sebanyak 3.928 siswa tidak bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin A. Surapati di Muara Teweh, Selasa (22/4/2025), menyampaikan bahwa semua sekolah yang terdampak mengalami gangguan langsung akibat banjir.

Baca Juga :  Disdik Barito Utara Tekankan Integritas dan Profesionalisme kepada 44 Guru Peserta UKKJ

“Kami telah menerima laporan dari kepala sekolah bahwa seluruh aktivitas belajar mengajar terganggu, bahkan beberapa sekolah tidak bisa digunakan karena genangan air cukup tinggi,” ujar Syahmiludin pada Selasa (22/4/2025).

Dari data tersebut, Kecamatan Teweh Tengah menjadi wilayah dengan jumlah siswa terdampak terbanyak, disusul oleh Kecamatan Lahei Barat dan Teweh Baru.

Selain itu, terdapat satu sekolah menengah pertama di Kecamatan Teweh Baru yang juga terdampak namun tidak secara langsung.

Syahmiludin menambahkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial untuk memberikan bantuan darurat serta alternatif pembelajaran bagi siswa.

Baca Juga :  M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah

Syahmiludin menambahkan, untuk pembelajaran para siswa hal tersebut disesuaikan kewenangan Kepala Sekolah masing-masing bisa meliburkan siswa dengan tetap melaksanakan BDR.

“Kami akan segera menyalurkan bantuan dan menyiapkan solusi belajar jarak jauh jika kondisi tidak memungkinkan untuk kembali ke sekolah dalam waktu dekat,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah Barito Utara masih cukup tinggi.

(AP/Tim)

Berita Terkait

DPRD Bartim Sampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD-P 2026
Pemkab Bartim Jawab Pandangan Fraksi, Kemandirian Fiskal hingga Karhutla Jadi Sorotan
Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat
Fraksi PSRD Soroti Jabatan Plt dan Rendahnya Serapan Anggaran di Bartim
Fraksi Golkar Minta Pemkab Bartim Perkuat PAD di Tengah Keterbatasan Fiskal
Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:09 WIB

DPRD Bartim Sampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD-P 2026

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Pemkab Bartim Jawab Pandangan Fraksi, Kemandirian Fiskal hingga Karhutla Jadi Sorotan

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 09:25 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 06:17 WIB

Fraksi PSRD Soroti Jabatan Plt dan Rendahnya Serapan Anggaran di Bartim

Berita Terbaru