Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TURUN LANGSUNG KE LAPANGAN-Bupati H Shalahuddin, didampingi Sekda Muhlis, unsur FKPD dan jajaran turun langsung ke lapangan untuk memadamkan karhutla di yang terjadi diwilayah Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Minggu (30/8/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bergerak cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Minggu (30/8/2026). Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T. bahkan turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal.

Kebakaran lahan tersebut dilaporkan warga melalui WhatsApp dan langsung ditindaklanjuti Tim TRC-Pusdalops PB BPBD Barito Utara bersama unsur terkait. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Barito Utara, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) Trahean dan KPHP, Kodim 1013/Babinsa, Polres Barito Utara, Polsek Teweh Selatan/Bhabinkamtibmas, aparat Desa Trahean serta masyarakat setempat berjibaku memadamkan api.

Baca Juga :  Antar Jenazah H Nadalsyah Koyem ke Peristirahatan Terakhir secara Kedinasan, Bupati Shalahuddin Sampaikan Penghormatan

Dalam penanganan di lapangan, petugas menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya mesin pompa portabel, selang nozzle dan mobil water supply. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api merambat dan meluas ke area lainnya.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, unsur FKPD dan jajaran hadir langsung di lokasi untuk meninjau kondisi sekaligus ikut membantu proses pemadaman.

“Kita harus bergerak cepat ketika ada laporan kebakaran. Jangan sampai api yang awalnya kecil meluas dan sulit dikendalikan. Sinergi seluruh pihak sangat penting, dan saya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan,” ujar H. Shalahuddin saat berada di Desa Trahean, Minggu (30/8/2026).

Baca Juga :  Dorong Wujudkan Pembelajaran Bermutu, Disdik Perkuat Literasi dan Numerasi

Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.40 WIB. Luas lahan gambut yang terdampak diperkirakan sekitar 0,5 hektare.

Bupati H Shalahuddin juga menegaskan bahwa kecepatan dalam merespons setiap laporan titik api menjadi salah satu kunci penting dalam mencegah Karhutla berkembang menjadi lebih besar.

H Shalahuddin juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di wilayahnya. “Jangan menunggu api membesar. Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepat mungkin,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama seluruh unsur terkait akan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.(Atr)

 

 

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru