Silaturahmi ke Kemenhub RI, Bupati Shalahuddin Usulkan Pengembangan Bandara Haji Muhammad Sidik

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USUL BANGUN MUSHOLA DAN RUANG VIP-Bupati, H Shalahuddin didampingi Sekda, Asisten Administrasi Umum, kadis Perhubungan serta Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) HMS Muara Teweh melaksanakan silaturahmi dan sampaikan usulan rencana pengembangan Bandara HMS Muara Teweh kepada Kementerian Perhubungan RI, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Rabu (21/1/2026), di Jakarta.

TEWENEWS, Jakarta – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, didampingi Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs Muhlis, Asisten Administrasi Umum, Yaser Arafat, Kepala Dinas Perhubungan, Buanapati, serta Kepala UPBU HMS Muara Teweh, M Amrillah melaksanakan silaturahmi sekaligus menyampaikan usulan rencana pengembangan Bandara HMS Muara Teweh kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Rabu (21/1/2026), di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Barito Utara mengusulkan pembangunan mushola dan ruang tunggu VIP sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa Bandara HMS Muara Teweh. Mushola direncanakan akan dibangun di sekitar area parkir bandara, sedangkan ruang tunggu VIP akan terintegrasi dengan gedung terminal yang ada.

Baca Juga :  300 Paket Sembako Dibagikan Bupati Shalahuddin kepada Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla

Bupati Shalahuddin menjelaskan bahwa usulan pengembangan fasilitas tersebut didasarkan pada meningkatnya aktivitas penerbangan dan jumlah penumpang di Bandara HMS Muara Teweh dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data statistik, pada tahun 2025 terjadi kenaikan jumlah penumpang yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2025 ini, pergerakan jumlah penumpang secara statistik mengalami kenaikan hingga 47.876 penumpang atau sebesar 9,49 persen. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar 4,62 persen,” ujar Bupati Shalahuddin.

Ia menambahkan, dari sisi luasan lahan, Bandara HMS Muara Teweh masih sangat memungkinkan untuk dilakukan pengembangan berbagai fasilitas pendukung guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun tamu daerah.

“Kami melihat areal bandara masih cukup luas dan memungkinkan untuk pengembangan. Karena itu, kami mengusulkan pembangunan mushola yang representatif serta ruang tunggu VIP yang terintegrasi dengan terminal, agar pelayanan bandara semakin baik dan nyaman,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD Barut Apresiasi BNN Kalteng Dorong Masyarakat Perkuat Ketahanan Hadapi Narkoba

Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari Kementerian Perhubungan RI yang dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Kasubdit Tatanan Kebandarudaraan, Arief Mustofa, S.Sos., M.Si, dan Agus Indrawan, selaku Ketua Tim Pengelolaan Prasarana Bandar Udara. Pihak Kemenhub menilai bahwa sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan otoritas bandara merupakan kunci percepatan pengembangan bandara di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Shalahuddin menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk segera menindaklanjuti arahan Kementerian Perhubungan dengan menyiapkan kajian teknis yang diperlukan sebagai dasar pengembangan.

“Kami siap menindaklanjuti arahan Kementerian Perhubungan dan segera menyiapkan kajian-kajian yang dibutuhkan. Harapan kami, pengembangan Bandara HMS Muara Teweh ini dapat segera terealisasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas daerah,” pungkas Bupati.

Melalui koordinasi dan sinergi yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap pengembangan Bandara HMS Muara Teweh dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan kemajuan daerah.(AP/Pro)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru