TEWENEWS, MUARA TEWEH – Cukup sudah! Rakyat Barito Utara tidak bisa lagi diam melihat harga BBM eceran mencekik leher.
Karena pemerintah dan DPRD dianggap ABAI dalam mengatasi krisis BBM, Perkumpulan Wartawan Barito Utara – PEWARTA bersama masyarakat akan melakukan AKSI DEMO BESAR-BESARAN pada:
HARI/TANGGAL : Senin, 17 Agustus 2026
MOMENTUM : HUT RI KE-81
TITIK KUMPUL : Kantor DPRD Barito Utara
TUJUAN AKSI : KANTOR DPRD Dan KANTOR PEMDA BARITO UTARA
INILAH FAKTA DI LAPANGAN:
1. Harga Gila-gilaan: Pertalite eceran Rp17.000 – Rp18.000. Pertamax tembus Rp20.000/Liter. Hampir 2x lipat dari HET!
2. SPBU Sering Kosong: Sementara di pengecer dan “cukong BBM” stok melimpah.
3. Suplai Katanya Lancar: Dari Pertamina normal. Lantas BBM subsidi itu larinya kemana?
4. Rakyat yang Jadi Korban: Petani, nelayan, UMKM, ojol, pelajar. Semua lumpuh karena biaya operasional membengkak.
“Ini bukan sekadar langka. Ini adalah bentuk kezaliman struktural! Ada dugaan kuat permainan antara oknum pengelola SPBU dengan para cukong BBM. Sementara Pemerintah Daerah tutup mata,” tegas Ketua PEWARTA, M. Agustian Rajab.
TUNTUTAN RAKYAT BARITO UTARA:
PEWARTA bersama masyarakat menuntut 3 hal secara tegas dan tanpa kompromi:
1. USUT TUNTAS MAFIA BBM: DPRD dan Pemda bersama Aparat Penegak Hukum wajib membentuk Tim Khusus. Audit distribusi, sidak SPBU, dan tindak pidana para penimbun.
2. PASTIKAN BBM SUBSIDI TEPAT SASARAN: Jangan ada lagi BBM subsidi dijual ke industri atau di luar HET. Transparansi data penyaluran wajib dibuka ke publik.
3. BERTANGGUNG JAWAB: Pemerintah Daerah harus hadir memenuhi kebutuhan dasar rakyat. Jangan hanya seremonial. Rakyat butuh solusi, bukan janji!
“Kami pilih tanggal 17 Agustus bukan tanpa alasan. Di hari kemerdekaan, justru rakyat Barito Utara dijajah oleh harga BBM. Ini tamparan keras bagi pemerintah!” ujar
Sekretaris PEWARTA, Mf. Harianja.
PEWARTA mengajak seluruh elemen masyarakat, Ormas, Mahasiswa, Petani, dan UMKM untuk *TURUN KE JALAN BERSAMA*. Bawa aspirasi, bawa bukti, bawa kemarahan yang tertib!
“17 Agustus kita merdeka. Tapi tanpa BBM murah, kemerdekaan itu hanya di atas kertas. Pemerintah dan DPRD, dengar suara kami! Bergerak sekarang atau mundur!” tutup Ketua PEWARTA.
HIDUP RAKYAT! HIDUP PEWARTA!
TOlak BBM MAHAL!
*Kontak Aksi:*
M. Agustian Rajab – Ketua PEWARTA
Mf. Harianja – Sekretaris PEWARTA
(Tim Media PEWARTA Barito Utara/Roni Batur)









