Status Barito Utara Tanggap Darurat Hingga 2 Oktober 2026, H Shalahuddin Pimpin Rakor Penanganan Karhutla

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIMPIN RAKOR KARHUTLA-Bupati H Shalahuddin didampingi Sekda Muhlis, dan dihadiri unsur FKPD, dinas instansi terkait serta Camat se Barito Utara pimpin rakor dalam rangka pencegahan dan penanganan Karhutla di Kabupaten Barito Utara, di Aula Rapat Setda Lantai I, Kamis (17/9/2026) siang.

TEWENEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Barito Utara, di Aula Rapat Setda Lantai I, Kamis (17/9/2026) siang.

Rakor tersebut diikuti unsur Forkopimda, DPRD, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah teknis, camat se-Kabupaten Barito Utara beserta unsur Tripika, serta insan pers. Dalam rapat tersebut dibahas kondisi terkini Karhutla sekaligus langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan hasil rapat, Kabupaten Barito Utara memasuki status tanggap darurat yang berlaku mulai 18 September hingga 2 Oktober 2026. Bupati H. Shalahuddin mengatakan perubahan status tersebut harus dimaknai sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh pihak terhadap potensi Karhutla.

Baca Juga :  Antar Jenazah H Nadalsyah Koyem ke Peristirahatan Terakhir secara Kedinasan, Bupati Shalahuddin Sampaikan Penghormatan

“Peralihan status ini harus kita maknai sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Meskipun kondisi kedaruratan dapat berangsur membaik, potensi terjadinya Karhutla tetap harus kita antisipasi,” tegas Shalahuddin.

Menurut Bupati, berbagai faktor yang dapat memicu maupun memperluas kebakaran harus menjadi perhatian bersama. Di antaranya kondisi cuaca dan curah hujan, tingkat kekeringan vegetasi dan lahan, titik-titik rawan kebakaran, serta aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan sumber api.

Ia menegaskan, pencegahan harus menjadi prioritas utama dalam penanganan Karhutla. “Penanganan yang cepat memang sangat diperlukan ketika kebakaran terjadi, tetapi upaya mencegah munculnya titik api akan jauh lebih efektif dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Barito Utara kembali Imbau Warga Waspada Karhutla di Musim Kemarau

Shalahuddin meminta seluruh jajaran terkait terus melakukan pemantauan, deteksi dini, pencegahan dan penanganan secara cepat serta terkoordinasi. “Setiap informasi mengenai potensi maupun kejadian Karhutla harus segera ditindaklanjuti, sehingga api dapat dikendalikan sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” katanya.

Bupati juga menekankan pentingnya memastikan seluruh sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah dan unsur terkait berada dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan.

“Keberhasilan penanggulangan Karhutla tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memadamkan api, tetapi juga oleh seberapa kuat kita melakukan pencegahan dan seberapa cepat kita merespons setiap potensi ancaman,” pungkasnya.

Melalui rakor tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat koordinasi lintas sektor agar langkah pencegahan dan penanganan Karhutla dapat dilaksanakan secara terpadu selama masa tanggap darurat.    (Atr/Kmf)

Berita Terkait

Kajari Barito Utara R Firmansyah Paparkan Tata Cara Penyusunan Peraturan Desa
STT Permata Bangsa Barito Wisuda 23 Lulusan, Pemkab Bartim Apresiasi Kontribusi Pendidikan Tinggi
Dorong Peningkatan Kualitas RSUD Muara Teweh, H Alhadi Apresiasi Kaji Tiru Bupati ke RS Lavalette Malang
Rosi Wahyuni Apresiasi Upaya Disdukcapil Barito Utara Permudah Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan
Setelah Dua Bulan Terganggu Kabut Asap Karhutla, Penerbangan di Bandara HMS Muara Teweh Kembali Normal
DPRD Minta Bupati Libatkan Seluruh Kepala Desa di Barito Utara dalam Sosialisasi Pemberantasan Narkoba
Dorong Penguatan Rehabilitasi Korban Narkoba, H Nurul Anwar Harap Pembentukan Perda P4GN Dipercepat
Anggota DPRD, Patih Herman AB Dorong Penguatan Pemberantasan Narkoba dan Percepatan Perda P4GN di Barito Utara
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:35 WIB

Kajari Barito Utara R Firmansyah Paparkan Tata Cara Penyusunan Peraturan Desa

Rabu, 4 November 2026 - 19:35 WIB

STT Permata Bangsa Barito Wisuda 23 Lulusan, Pemkab Bartim Apresiasi Kontribusi Pendidikan Tinggi

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Rosi Wahyuni Apresiasi Upaya Disdukcapil Barito Utara Permudah Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 3 November 2026 - 08:22 WIB

Setelah Dua Bulan Terganggu Kabut Asap Karhutla, Penerbangan di Bandara HMS Muara Teweh Kembali Normal

Senin, 2 November 2026 - 16:40 WIB

DPRD Minta Bupati Libatkan Seluruh Kepala Desa di Barito Utara dalam Sosialisasi Pemberantasan Narkoba

Berita Terbaru