Antisipasi Dampak El Nino Terus Berlanjut, Bupati Shalahuddin Perkuat Penanganan Karhutla Barito Utara

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIMPIN RAKOR KARHUTLA-Bupati H Shalahuddin didampingi Sekda Muhlis, dan dihadiri unsur FKPD, dinas instansi terkait serta Camat se Barito Utara pimpin rakor dalam rangka pencegahan dan penanganan Karhutla di Kabupaten Barito Utara, di Aula Rapat Setda Lantai I, Kamis (17/9/2026) siang.

TEWENEWS, Muara Teweh – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Barito Utara mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Kondisi tersebut semakin perlu diantisipasi menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2027.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Aula Setda Lantai I, Kamis (17/9/2026) siang.

Rakor membahas langkah penguatan kesiapsiagaan, pencegahan, deteksi dini hingga respons cepat terhadap potensi Karhutla. Dalam kegiatan tersebut disampaikan paparan dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan dan BMKG, serta laporan kondisi wilayah dari sembilan kecamatan.

Baca Juga :  Antar Jenazah H Nadalsyah Koyem ke Peristirahatan Terakhir secara Kedinasan, Bupati Shalahuddin Sampaikan Penghormatan

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan seluruh perangkat daerah dan unsur terkait harus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.

“Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Jangan sampai ketika api sudah membesar baru kita bergerak. Pencegahan, deteksi dini dan respons cepat harus menjadi perhatian bersama,” tegas Bupati.

Menurut Shalahuddin, penanganan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD atau satu instansi tertentu. Dibutuhkan koordinasi dan keterlibatan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa, aparat keamanan serta masyarakat.

“Kita harus bergerak bersama. Informasi dari lapangan harus cepat disampaikan dan segera ditindaklanjuti. Kalau ada titik atau potensi kebakaran, jangan menunggu menjadi besar,” katanya.

Dalam rakor tersebut, BMKG menyampaikan El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat berpengaruh terhadap kekeringan dan meningkatkan kerawanan terjadinya Karhutla.

Baca Juga :  Sambut Kapolres Baru Barito Utara, Bupati Shalahuddin Apresiasi Pengabdian AKBP Singgih Febiyanto

Sementara itu, Dinas Kesehatan melaporkan kualitas udara saat ini telah masuk kategori berbahaya. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena paparan asap Karhutla dapat memberikan dampak terhadap kesehatan masyarakat.

Bupati meminta langkah perlindungan masyarakat turut menjadi prioritas apabila kualitas udara memburuk. “Kesehatan masyarakat harus kita utamakan. Pemantauan kualitas udara harus dilakukan dan masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas apabila kondisi udara membahayakan,” ujar Shalahuddin.

Ia juga meminta koordinasi antarinstansi terus diperkuat selama masa rawan Karhutla sehingga setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons. Status penanganan Karhutla diperkirakan meningkat dari siaga menjadi tanggap darurat mulai 18 September hingga 2 Oktober 2026, seiring perkembangan kondisi di wilayah Barito Utara.(Atr)

Berita Terkait

Kajari Barito Utara R Firmansyah Paparkan Tata Cara Penyusunan Peraturan Desa
STT Permata Bangsa Barito Wisuda 23 Lulusan, Pemkab Bartim Apresiasi Kontribusi Pendidikan Tinggi
Dorong Peningkatan Kualitas RSUD Muara Teweh, H Alhadi Apresiasi Kaji Tiru Bupati ke RS Lavalette Malang
Rosi Wahyuni Apresiasi Upaya Disdukcapil Barito Utara Permudah Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan
Setelah Dua Bulan Terganggu Kabut Asap Karhutla, Penerbangan di Bandara HMS Muara Teweh Kembali Normal
DPRD Minta Bupati Libatkan Seluruh Kepala Desa di Barito Utara dalam Sosialisasi Pemberantasan Narkoba
Dorong Penguatan Rehabilitasi Korban Narkoba, H Nurul Anwar Harap Pembentukan Perda P4GN Dipercepat
Anggota DPRD, Patih Herman AB Dorong Penguatan Pemberantasan Narkoba dan Percepatan Perda P4GN di Barito Utara
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:35 WIB

Kajari Barito Utara R Firmansyah Paparkan Tata Cara Penyusunan Peraturan Desa

Rabu, 4 November 2026 - 19:35 WIB

STT Permata Bangsa Barito Wisuda 23 Lulusan, Pemkab Bartim Apresiasi Kontribusi Pendidikan Tinggi

Selasa, 3 November 2026 - 15:49 WIB

Rosi Wahyuni Apresiasi Upaya Disdukcapil Barito Utara Permudah Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 3 November 2026 - 08:22 WIB

Setelah Dua Bulan Terganggu Kabut Asap Karhutla, Penerbangan di Bandara HMS Muara Teweh Kembali Normal

Senin, 2 November 2026 - 16:40 WIB

DPRD Minta Bupati Libatkan Seluruh Kepala Desa di Barito Utara dalam Sosialisasi Pemberantasan Narkoba

Berita Terbaru