Realisasi Anggaran RSUD Muara Teweh Capai 46,66 Persen, Fisik 50,46 Persen

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Realisasi pelaksanaan anggaran RSUD Muara Teweh hingga 28 Agustus 2026 terus berjalan, dengan realisasi APBD mencapai 46,66 persen secara keuangan dan 50,46 persen secara fisik.

Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD Muara Teweh dr Hj Wahidah Asurawati dalam paparan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Selasa (1/9/2026). Rakor tersebut dihadiri Bupati Barito Utara H Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda serta kepala OPD lingkup Pemkab Barito Utara.

Berdasarkan paparan, realisasi keuangan APBD RSUD Muara Teweh mencapai Rp17,63 miliar atau 46,66 persen, dengan realisasi fisik sebesar 50,46 persen. Sementara itu, pada pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), realisasi keuangan mencapai Rp30,63 miliar atau 51,05 persen. Persentase realisasi fisiknya juga tercatat 51,05 persen.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Tegaskan Kesiapsiagaan Karhutla dan Instruksikan Penindakan  terhadap Penimbunan BBM

Direktur RSUD Muara Teweh dr Wahidah juga menjelaskan, dalam pelaksanaan belanja modal, sejumlah sarana dan perangkat pendukung pelayanan kesehatan telah direalisasikan. Di antaranya endoscopy lengkap aksesori, USG thorax, low temperatur sterilisator (plasma), panoramic gigi dan cephalometri, EEG, PACS untuk radiologi, serta sistem informasi laboratorium (LIS).

Total nilai pengadaan belanja modal yang tercantum dalam paparan mencapai Rp15,10 miliar. Selain capaian anggaran, pihak RSUD juga menyampaikan sejumlah kendala dalam pelaksanaan kegiatan. Salah satunya terkait belanja jasa tenaga kesehatan yang belum memiliki Peraturan Bupati, termasuk untuk honorarium dokter.

Baca Juga :  Gaspol 11-12 Jadi Langkah Pemkab Percepat Pembangunan Barito Utara

RSUD juga menyebut proses outsourcing baru dimulai pada 1 Juni 2026 sehingga terdapat kelebihan pagu yang direncanakan untuk dipindahkan pada perubahan anggaran.

Paparan tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Barito Utara, sekaligus bahan untuk mendorong percepatan realisasi program dan kegiatan RSUD Muara Teweh hingga akhir tahun anggaran 2026.     (Atr)

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Babut Asap Karhutla, Bupati Barito Utara Terbitkan Surat Edaran
Bupati Yamin Hadiri Rakor Karhutla Kalteng, Kesiapan Personel dan Peralatan Diperkuat
DPD TBBR BARITO UTARA BAGIKAN 1.500 MASKER DI BUNDARAN BUAH, AJAK MASYARAKAT CEGAH KARHUTLA
Realisasi Fisik Pembangunan Infrastruktur di Dinas PUPR Barito Utara Capai 44,98 Persen
Wabup Barito Utara Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan Batch II
Dinas Kesehatan Barito Utara Sosialisasikan Pembinaan dan Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji 1448 Hijriah
Kadisdik Iman Topik: Kepala Sekolah Harus Jadi Penggerak Perubahan
Pembukaan Akses Jalan Permudah  Pemasangan Jaringan Listrik ke Desa Terpencil
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:57 WIB

Antisipasi Dampak Babut Asap Karhutla, Bupati Barito Utara Terbitkan Surat Edaran

Jumat, 4 September 2026 - 17:58 WIB

Bupati Yamin Hadiri Rakor Karhutla Kalteng, Kesiapan Personel dan Peralatan Diperkuat

Jumat, 4 September 2026 - 15:42 WIB

DPD TBBR BARITO UTARA BAGIKAN 1.500 MASKER DI BUNDARAN BUAH, AJAK MASYARAKAT CEGAH KARHUTLA

Jumat, 4 September 2026 - 08:43 WIB

Realisasi Anggaran RSUD Muara Teweh Capai 46,66 Persen, Fisik 50,46 Persen

Jumat, 4 September 2026 - 07:55 WIB

Wabup Barito Utara Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan Batch II

Berita Terbaru