Kadisdik Iman Topik: Kepala Sekolah Harus Jadi Penggerak Perubahan

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPAIKAN MATERI-Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara M Iman Topik memberikan atau menyampaikan materi kebijakan pemerintah daerah di bidang pendidikan pada kegiatan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kabupaten Barito Utara Angkatan 9 Tahun 2026, Rabu malam (2/9/2026) di Luwansa Hotel Palangka Raya.

TEWENEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M Iman Topik, S.IP., M.Si menegaskan bahwa menjadi kepala sekolah bukan sekadar memperoleh jabatan atau menjalankan amanah administratif, tetapi merupakan panggilan pengabdian untuk memajukan kualitas pendidikan dan memastikan setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan terbaik.

Hal tersebut disampaikan M Iman Topik saat memberikan materi kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Barito Utara di bidang pendidikan pada kegiatan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kabupaten Barito Utara Angkatan 9 Tahun 2026, Rabu malam (2/9/2026) di Luwansa Hotel Palangka Raya.

Menurut Iman Topik, kegiatan pelatihan BCKS memiliki arti penting bagi kemajuan pendidikan di Barito Utara. Pelatihan tersebut tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi, tetapi juga bagian dari proses mempersiapkan calon pemimpin pendidikan yang visioner dan mampu membawa perubahan positif di satuan pendidikan.

“Menjadi kepala sekolah bukan sekadar memperoleh jabatan atau amanah administratif. Kepala sekolah adalah pemimpin pembelajaran, penggerak perubahan, pembina guru dan tenaga kependidikan, serta figur teladan bagi seluruh warga sekolah,” kata Iman Topik.

Ia mengatakan, seorang kepala sekolah harus mampu memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang bermutu, menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan, serta menggerakkan seluruh warga sekolah untuk terus belajar dan berkembang.

Baca Juga :  Disdagrin Barito Utara Data Industri Kecil dan Menengah serta Perusahaan per Kecamatan

Karena itu, Iman Topik meminta seluruh peserta BCKS Angkatan 9 tidak hanya berorientasi pada sertifikat maupun pemenuhan persyaratan. Para peserta diharapkan memanfaatkan pelatihan sebagai proses membangun kapasitas sekaligus karakter kepemimpinan.

“Belajar, bertanya, berdiskusi, bertukar pengalaman dan membangun jejaring. Jangan hanya berorientasi pada sertifikat atau terpenuhinya suatu persyaratan, tetapi jadikan pelatihan ini sebagai proses untuk membangun kapasitas dan karakter kepemimpinan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menilai tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan transformasi digital telah mengubah cara belajar dan bekerja, sementara masyarakat semakin kritis serta menuntut layanan pendidikan yang berkualitas.

Dalam kondisi tersebut, sekolah membutuhkan pemimpin yang adaptif, inovatif, kolaboratif dan berorientasi pada mutu. Kepala sekolah juga dituntut mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman.

“Kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin yang hadir, bukan hanya berada di ruang kerja. Hadir untuk guru, hadir untuk tenaga kependidikan, hadir untuk peserta didik dan hadir untuk masyarakat,” tegasnya.

Iman Topik juga menitipkan sejumlah pesan kepada para calon kepala sekolah. Pertama, menjadi pemimpin yang berintegritas dengan menjadikan kejujuran, tanggung jawab, disiplin, konsistensi dan keteladanan sebagai fondasi kepemimpinan.

Kedua, mengutamakan kepemimpinan pembelajaran sehingga seluruh kebijakan dan program sekolah bermuara pada peningkatan kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik.

Ketiga, membangun kolaborasi. Menurutnya, kemajuan sekolah membutuhkan kerja bersama antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, komite sekolah, pemerintah dan masyarakat.

Keempat, berani melakukan inovasi dan perubahan dengan tetap berdasarkan kebutuhan, perencanaan yang baik, aturan yang berlaku dan tujuan peningkatan mutu pendidikan.

Baca Juga :  Pentingnya Disiplin dalam Pengabdian kembali Ditekankan Bupati saat Pimpin Apel Pagi di Disdik Barito Utara

“Sekolah yang baik adalah sekolah yang terus belajar. Dan pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tidak pernah berhenti belajar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Iman Topik juga mengingatkan pentingnya menjadikan filosofi “Adil Katalino, Bacuramin Kasurga, Basengat Kajubata” sebagai salah satu landasan dalam menjalankan kepemimpinan.

Ia menjelaskan, Adil Katalino mengajarkan sikap adil dan bijaksana dalam kehidupan nyata. Bacuramin Kasurga mengingatkan agar setiap tindakan dan keputusan mencerminkan nilai kebaikan dan keteladanan, sedangkan Basengat Kajubata mengingatkan manusia untuk senantiasa menyadari bahwa kehidupan dan pengabdian berada dalam kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

“Nilai-nilai tersebut hendaknya tidak hanya menjadi ungkapan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam perilaku seorang pemimpin pendidikan,” tuturnya.

Iman berharap para peserta BCKS Angkatan 9 nantinya mampu menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing dan membawa semangat baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Barito Utara.

“Jangan hanya bertanya, apa yang bisa saya dapatkan dari menjadi kepala sekolah? Tetapi ubahlah pertanyaan itu menjadi, apa yang dapat saya berikan untuk sekolah, guru, peserta didik dan masyarakat?” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri DR. Junaidin, S.Ag., M.Pd selaku penanggung jawab supervisi kepala sekolah, pengawas sekolah dan tenaga kependidikan Kemendikdasmen, Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kalimantan Tengah I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd, para narasumber dan fasilitator, pejabat struktural serta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, dan seluruh peserta Pelatihan BCKS Angkatan 9 Kabupaten Barito Utara Tahun 2026.(Atr)

Berita Terkait

Dinas Kesehatan Barito Utara Sosialisasikan Pembinaan dan Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji 1448 Hijriah
Pembukaan Akses Jalan Permudah  Pemasangan Jaringan Listrik ke Desa Terpencil
Tinjau PDAM, Bupati Pastikan Bantuan APBN Rp50 Miliar Tingkatkan Layanan Air Bersih di Barito Utara
Pastikan Berjalan Optimal, Bupati Barito Utara Tinjau Pelayanan RSUD Muara Teweh
Hingga 31 Agustus 2026, Realisasi Anggaran Disdik Barito Utara Capai Rp320,44 Miliar
Realisasi Fisik Pelaksanaan Program Dinas Perkimtan Barito Utara Capai 67,13 Persen
DPRD Bartim Sampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD-P 2026
Pemkab Bartim Jawab Pandangan Fraksi, Kemandirian Fiskal hingga Karhutla Jadi Sorotan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIB

Dinas Kesehatan Barito Utara Sosialisasikan Pembinaan dan Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji 1448 Hijriah

Kamis, 3 September 2026 - 08:14 WIB

Kadisdik Iman Topik: Kepala Sekolah Harus Jadi Penggerak Perubahan

Rabu, 2 September 2026 - 17:08 WIB

Pembukaan Akses Jalan Permudah  Pemasangan Jaringan Listrik ke Desa Terpencil

Rabu, 2 September 2026 - 15:33 WIB

Pastikan Berjalan Optimal, Bupati Barito Utara Tinjau Pelayanan RSUD Muara Teweh

Rabu, 2 September 2026 - 15:08 WIB

Hingga 31 Agustus 2026, Realisasi Anggaran Disdik Barito Utara Capai Rp320,44 Miliar

Berita Terbaru

BARITO UTARA

Kadisdik Iman Topik: Kepala Sekolah Harus Jadi Penggerak Perubahan

Kamis, 3 Sep 2026 - 08:14 WIB