Tak Kuat Nanjak Bus Terguling, Warga Desa Hayaping Keluhkan Perbaikan Jembatan

- Jurnalis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, BARITO TIMUR – Insiden yang mengakibatkan Bus terguling di Sungai Wakai jalan Hayaping-Janah Jari RT. 06 Desa Hayaping kecamatan Awang kabupaten Barito Timur. Kejadian diperkirakan pada pukul 22:00 WIB, 14 Februari 2025.

Akibat insiden tersebut, salah satu warga keluhkan akses jembatan sebagai sarana jalan yang menghubungkan dua desa tersebut meminta perhatian pemerintah untuk segera diperbaiki.

Markus Leleury salah satu warga yang juga menggunakan jalan tersebut berharap ada pihak terkait untuk segera mengevakuasi Bus pariwisata yang masih berada di pinggir jembatan dalam posisi terbalik.

“Pada pukul 21:30 WIB Bus Nopol DA 7011 HG yang rencana menjemput tim yang mau berwisata rombongan dari Desa Janah Jari sebanyak 30 orang yang dikoordinir oleh salah satu anggota DPRD Bartim berencana ke Bukit Karmel Palangka terguling di sungai Wakai saat mau menaiki tanjakan,” ucap Markus saat diwawancarai awak media via handphone, Sabtu (15/02/2025)

Baca Juga :  Fraksi PDI-P Soroti Ketergantungan Terhadap Dana Transfer Pusat dalam RAPBD Barito Utara 2027

Namun naas mobil mundur dan jatuh terguling ke sungai, lanjut Markus menjelaskan. Bersyukur tidak ada korban, baik sopir dan helper karena tidak ada penumpang.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa sopir berinisial AH (45) mengakui berparkir sementara sebelum naik tanjakan, karena merasa tidak mampu, dan berencana rombongan di langsir dari Desa Janah Jari Menuju Hayaping.

Baca Juga :  Dorong Semangat Belajar, Bupati Shalahuddin Serahkan Bantuan SIPintar di Teweh Timur

Namun naasnya saat mobil terparkir tetap terundur meluncur ke sungai dan menghantam jembatan walau sudah di pake rem tangan,” ungkapnya.

Dengan adanya insiden tersebut, Markus berharap ada pihak terkait segera mengevakuasi Bus dan meminta Pemerintah dapat memperbaiki jembatan yang kerap kali membahayakan pengguna jalan.

“Sampai saat ini belum bisa di evakuasi karena tidak ada unit alat berat. Dan menjadi harapan kami warga desa Hayaping ada perhatian terutama perbaikan di posisi tanjakan ini karena sudah banyak korban motor dan mobil dan bersyukur tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.(Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Shalahuddin Beberkan Capaian Setahun Kepemimpinan di Depan PEWARTA, 28.067 Pelajar Gratis, Jembatan Raksasa Dikebut
Gerindra Bartim Gelar Rakercab dan Pendidikan Politik
Operasi Patuh Telabang 2026 Mulai Digelar, Kapolres Bartim Pimpin Apel Gelar Pasukan
Polres Bartim Tes Urine Puluhan Sopir Batu Bara
INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
Berita ini 95 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Shalahuddin Beberkan Capaian Setahun Kepemimpinan di Depan PEWARTA, 28.067 Pelajar Gratis, Jembatan Raksasa Dikebut

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Gerindra Bartim Gelar Rakercab dan Pendidikan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Operasi Patuh Telabang 2026 Mulai Digelar, Kapolres Bartim Pimpin Apel Gelar Pasukan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Polres Bartim Tes Urine Puluhan Sopir Batu Bara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Berita Terbaru

BARITO TIMUR

Gerindra Bartim Gelar Rakercab dan Pendidikan Politik

Senin, 26 Okt 2026 - 11:32 WIB

BARITO TIMUR

Polres Bartim Tes Urine Puluhan Sopir Batu Bara

Minggu, 25 Okt 2026 - 19:39 WIB