Barito Utara Raih Juara I Lomba Mangaruhi di FBIM 2025

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Palangka Raya – Kabupaten Barito Utara berhasil meraih prestasi gemilang dengan meraih Juara I pada Lomba Mangaruhi yang diadakan dalam rangka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025, yang berlangsung pada tanggal 17-23 Mei 2025 di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Senin (19/5/2025).

Lomba yang mempertandingkan keterampilan tradisional menangkap ikan tanpa alat bantu ini diikuti oleh regu putra dan putri dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah.

Lomba Mangaruhi yang merupakan tradisi budaya suku Dayak ini menggunakan ikan gabus (behau) dan ikan belut sebagai objek lomba, dengan kriteria penilaian berdasarkan banyaknya tangkapan ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan teknik menangkap ikan secara tradisional serta membangun kebersamaan antar daerah.

Sekretaris Panitia FBIM 2025, Sussy Asty, yang juga Kepala Bidang Kesenian, Tradisi, dan Warisan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, mengungkapkan bahwa lomba ini memiliki nilai penting untuk menjaga kelestarian budaya lokal.

Baca Juga :  Dorong Wujudkan Pembelajaran Bermutu, Disdik Perkuat Literasi dan Numerasi

“Tujuan utama dari lomba mangaruhi ini adalah untuk melestarikan cara tradisional dalam menangkap ikan yang menjadi bagian penting dari warisan budaya masyarakat Dayak. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan antar kabupaten/kota, sambil mengenalkan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya kita,” ujar Sussy Asty, Senin (19/5/2025).

Sussy menambahkan bahwa tema besar Festival Budaya Isen Mulang, yaitu “Spirit of Isen Mulang”, mencerminkan semangat pantang menyerah yang harus dijaga dalam melestarikan budaya dan tradisi daerah.

Pada kategori putra, Barito Utara berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh Sukamara di posisi kedua dan Seruyan di posisi ketiga. Sementara itu, pada kategori putri, Murung Raya keluar sebagai juara pertama, disusul Pulang Pisau dan Katingan.

Baca Juga :  Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Ketua Juri Lomba Mangaruhi, Suraji, berpesan agar peserta dapat menjadi agen perubahan di daerah masing-masing dengan mengedukasi masyarakat untuk tidak menggunakan bahan kimiawi atau setrum dalam menangkap ikan.

“Harapan kami, lomba ini bisa menjadi media edukasi untuk menjaga kelestarian alam. Kami ingin agar anak cucu kita bisa tetap menikmati hasil alam yang lestari di masa depan,” tambah Suraji.

Keberhasilan Barito Utara dalam lomba ini menjadi bukti komitmen daerah dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya lokal serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pelestarian alam dan kebudayaan.

(AP/Tim)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru