TEWENEWS, Barito Timur — Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 1447 H di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Forkopimda, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Barito Timur, tokoh agama, undangan, serta masyarakat, Rabu malam, 17 September 2025.
Acara diawali dengan pembacaan sholawat Maulid Al Habsyi, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Muhammad Rezeky, SH. Selanjutnya, Bupati Barito Timur, M. Yamin, memberikan sambutan sekaligus menyerahkan santunan berupa bingkisan dan sejumlah uang kepada delapan anak yatim piatu.
Dalam sambutannya, Bupati M. Yamin menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat yang hadir. “Saya merasa sangat bersyukur dan bangga melihat antusiasme kita semua dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, karena kita dapat mengenang kembali sejarah dan perjuangan beliau dalam mendakwahkan ajaran tauhid,” ujarnya.
Bupati menekankan empat hikmah penting dari peringatan Maulid Nabi, yaitu:
Memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW.
Memperkuat rasa cinta umat Islam kepada Rasulullah.
Meningkatkan iman dan takwa agar tetap istiqamah melanjutkan perjuangan beliau.
Meneladani ajaran Nabi tentang toleransi dan saling menghormati dalam kehidupan sosial, beragama, dan bernegara.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh masyarakat Barito Timur untuk menjaga persatuan, kerukunan antar umat beragama, dan kekeluargaan. “Dengan terjaganya persatuan dan kerukunan, maka kehidupan masyarakat Barito Timur akan tercipta damai, tenteram, serta membawa kesejahteraan lahir dan batin,” tuturnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz H. Muhammad Taufan Aulia Akbar, S.Pd.I., MM, dan doa yang dipimpin oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur, H. Abdul Haris, S.Pd.I., M.Pd.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat Barito Timur.
(Ahmad Fahrizali/Win)









