Pelatihan Asuhan Mandiri Toga dan Akupresur Bagi Fasilitator Puskesmas Resmi Dibuka Kadiskes Barut

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO BERSAMA KADIS KESEHATAN-Peserta pelatihan Asuhan Mandiri Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur bagi para fasilitator Puskesmas, foto bersama Kadis Kesehatan dan Kabid dan narasumber usai pembukaan kegiatan, Senin (29/9/2025) di aula Dinas Kesehatan setempat.

TEWENEWS, Muara Teweh – Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara menggelar Pelatihan Asuhan Mandiri Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Akupresur bagi para fasilitator Puskesmas, Senin (29/9/2025) di aula Dinas Kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas di Barito Utara.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya Pariadi menyampaikan pentingnya penguatan kapasitas tenaga kesehatan untuk memanfaatkan potensi tanaman obat dan teknik pengobatan tradisional seperti akupresur.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Ajak Masyarakat Bermunajat Memohon Hujan melalui Shalat Istisqa

“Kesehatan merupakan aset yang paling berharga. Upaya memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah gangguan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga masyarakat, keluarga, dan komunitas,” ujarnya.

Menurut Pariadi, pelatihan ini bertujuan membekali para fasilitator Puskesmas dengan ilmu praktis yang bisa diterapkan langsung di lapangan. Ia mencontohkan pemanfaatan kearifan lokal, seperti tanaman obat yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar, yang dapat digunakan untuk pertolongan pertama secara mandiri sebelum pasien mendapat penanganan medis lebih lanjut.

“Ilmu yang kita dapatkan hari ini akan menjadi bekal berharga bagi kita untuk dibagikan kepada masyarakat. Banyak metode pengobatan tradisional telah terbukti aman dan efektif jika dilakukan dengan cara yang tepat. Karena itu, penting bagi kita untuk menguasai teknik ini dan mengajarkannya secara benar,” kata Pariadi.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pagi, Bupati Shalahuddin Tekankan Disiplin dan Percepatan Pembangunan

Ia juga menekankan bahwa pengembangan pengobatan tradisional tidak boleh lepas dari prinsip rasionalitas dan higienitas. “Kita harus pastikan bahan yang digunakan bersih dan aman. Jangan sampai niat baik justru menimbulkan masalah kesehatan baru,” tambahnya.

Pariadi berharap para peserta pelatihan dapat menjadi agen edukasi di Puskesmas masing-masing sehingga masyarakat lebih mengenal pemanfaatan Toga dan akupresur sebagai upaya preventif dan promotif kesehatan.

“Fasilitator Puskesmas memiliki peran kunci sebagai jembatan informasi. Saya berharap ilmu yang diperoleh hari ini benar-benar diterapkan dan disosialisasikan ke masyarakat, agar pemanfaatan tanaman obat keluarga dan akupresur bisa menjadi bagian dari budaya sehat kita,” pungkasnya.(AP)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru