Awasi Keamanan dan Mutu Pangan, Tim GEMPUR Pemkab Barut Sambangi Pasar Pendopo Muara Teweh

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBANGI PASAR PENDOPO-Tim GEMPUR (Gerakan Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu) Pasar saat menggelar inspeksi langsung ke Pasar Pendopo Muara Teweh pada Selasa (30/9/2025) dalam rangka pengambilan sampel bahan pangan.

TEWENEWS, Muara Teweh – Untuk memastikan keamanan dan mutu pangan yang beredar di pasaran, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Tim GEMPUR (Gerakan Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu) Pasar menggelar inspeksi langsung ke Pasar Pendopo Muara Teweh pada Selasa (30/9/2025).

Pengawasan ini melibatkan lintas sektor, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Satpol PP. Mereka bersama-sama mengambil sejumlah sampel pangan dari pedagang untuk diuji kandungannya.

Adapun komoditas yang menjadi sampel meliputi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) Seperti beras (Siam dan Ciherang), sayuran segar (buncis, bayam, buah-buahan dan anggur hijau), Pangan Segar Asal Ikan (PSAI) Seperti ikan laut segar (ikan peda) dan Cumi Segar, produk olahan Ikan (teri medan dan cumi asin), Produk Pangan Olahan SIap Saji (POSS) seperti jajanan pasar (roti manis dan bingka hijau), serta makanan siap saji seperti pentol bakso.

Baca Juga :  Pembukaan Akses Jalan Permudah  Pemasangan Jaringan Listrik ke Desa Terpencil

Kepala Bidang PSDK Dinas Kesehatan Barito Utara, Yessi Aria Puspita, SKM, M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari bahaya zat kimia berbahaya dalam makanan.

“Kami melakukan pengambilan sampel untuk uji Cepat, guna memastikan produk pangan yang dikonsumsi masyarakat bebas dari zat berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil. Ini bagian dari komitmen kami dalam pengawasan mutu pangan,” jelas Ibu Yessi di sela-sela kegiatan.

Baca Juga :  300 Paket Sembako Dibagikan Bupati Shalahuddin kepada Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla

Senada dengan itu, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Erni Herawati, SP, M.IP, menegaskan pentingnya pengawasan pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) Bebas dari Residu Pestisida, Klorin dan Zat Berbahaya Lainnya sebagai prioritas utama demi menjaga kesehatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat Barito Utara aman, sehat, dan layak konsumsi. Kerja sama lintas sektor ini penting untuk membangun sistem pengawasan yang efektif di lapangan,” ujar Erni Herawati.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga mengimbau kepada seluruh pedagang agar tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai ketentuan, demi menjaga kesehatan konsumen dan mendukung keberlangsungan usaha di pasar tradisional.(AP)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru