Muara Teweh Jadi Pusat Pelestarian Budaya Kaharingan se Kalteng, FTIK ke XII Resmi Dibuka

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMBUKAAN FTIK KE XII-Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) ke XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah resmi dibuka dengan meriah di Arena Terbuka Tiara Batara, Senin malam (24/11/2025).

TEWENEWS, Muara Teweh – Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) ke XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah resmi dibuka dengan meriah di Arena Terbuka Tiara Batara, Senin malam (24/11/2025).

Suasana penuh nuansa budaya terasa kuat ketika ratusan peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah hadir untuk menampilkan seni tradisi, lantunan tandak yang khas, serta kekayaan budaya Kaharingan yang telah diwariskan turun-temurun.

Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Asisten II Setda Provinsi Herson B. Aden, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya festival tahunan ini. Ia menilai FTIK bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang penting bagi generasi muda dalam memperkuat identitas budaya Kaharingan.

Baca Juga :  Hj Sri Neni Trianawati Apresiasi Kepedulian Ketua TP PKK Barito Utara terhadap Anak Stunting

“Festival ini bukan hanya ajang lomba, tetapi wadah membangun generasi Hindu Kaharingan yang beriman, cinta budaya, dan memiliki karakter kuat. Melalui kegiatan ini, kita juga mempererat persaudaraan sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Herson dalam sambutannya.

Menurutnya, komitmen seluruh kabupaten/kota yang mengirimkan kontingen menunjukkan bahwa budaya Kaharingan tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi. Ia berharap FTIK dapat terus menjadi benteng pelestarian adat lokal di Kalimantan Tengah.

Sementara Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Pusat, Parada LKDR, S.Ag., M.S, juga menegaskan bahwa FTIK bukan sekadar acara seremonial, melainkan gerakan budaya yang memiliki nilai spiritual dan filosofi mendalam.

Baca Juga :  Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Wabub Felix: Momentum Perkuat Promosi Potensi Daerah dan Tarik Investasi

“Tandak Intan Kaharingan mengandung nilai-nilai luhur dalam Kitab Penuntun yang harus terus kita ajarkan dan lestarikan. Dengan tema Kolaborasi Harmoni Mewujudkan Kalteng Berkah dan Bermartabat, kita meneguhkan kearifan lokal sekaligus mempererat kanyang hantei atau persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat,” jelas Parada.

Pembukaan FTIK ke-XII berlangsung meriah dengan tradisi menyumpit (manyipet) ke target di layar vitron sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Acara juga diramaikan dengan penyerahan piala bergilir Gubernur Kalteng, penampilan tari khas Kaharingan, serta Manasai bersama yang menambah kehangatan malam budaya tersebut.

Festival Tandak Intan Kaharingan ke-XII diharapkan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan talenta baru, memperkuat persatuan antarkabupaten/kota, serta memastikan warisan budaya Kaharingan tetap hidup dan dicintai oleh generasi masa depan.(AP)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru