Anggota DPRD Sampaikan Keluhan Warga Lemo, PDAM Akui Kendala Teknis Distribusi Air

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPAIKAN KELUHAN WARGA-Anggota DPRD Barito Utara Patih Herman AB menyampaikan keluhan warga Desa Lemo I dan Lemo II Kecamatan Teweh Tengah langsung kepada Direktur PDAM Muara Teweh, Rosmanjaya Anor, Selasa (5/5/2026) diruang kerjanya.

TEWENEWS, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, menyampaikan langsung keluhan masyarakat terkait distribusi air bersih ke PDAM Muara Teweh, Selasa (5/5/2026).

Keluhan tersebut berasal dari warga Desa Lemo I dan Desa Lemo II yang selama ini mengalami gangguan distribusi air PDAM.

Menurut Patih Herman AB, salah satu persoalan utama adalah ketergantungan suplai air terhadap listrik. Saat terjadi pemadaman, distribusi air otomatis terhenti dan tidak mengalir ke rumah warga.

“Kalau listrik padam, air juga tidak mengalir. Ini yang menjadi keluhan utama masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Patih Herman Dorong Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan Kepala Sekolah melalui Program Pelatihan BCKS

Ia juga mengungkapkan bahwa khusus di Desa Lemo I, aliran air sering kali tidak sampai ke rumah warga. Kondisi tersebut memaksa masyarakat menggunakan mesin penyedot air secara bergantian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Warga sampai menggunakan mesin penyedot (hitachi) untuk mendapatkan air, itu pun harus bergantian,” tambahnya.

Menurutnya, kondisi ini semakin menyulitkan warga ketika pemadaman listrik terjadi pada malam hari. Oleh karena itu, ia meminta pihak PDAM segera mencari solusi, baik melalui penambahan penampungan air maupun peningkatan kapasitas mesin.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Muara Teweh, Rosmanjaya Anor, mengakui adanya kendala teknis di lapangan, khususnya terkait jaringan listrik yang belum memadai.

“Kami membutuhkan kabel berkapasitas lebih besar sepanjang kurang lebih 200 meter, karena kabel yang ada saat ini tidak mampu mendukung operasional secara maksimal,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab dan DPRD Barito Utara Sepakati Pengesahan Raperda Perubahan APBD 2026

Ia juga menambahkan bahwa pihak PDAM telah menyusun proposal rencana anggaran biaya (RAB) untuk perbaikan jaringan di wilayah Desa Lemo I dan Lemo II, termasuk rencana penggantian pipa berukuran lebih besar serta penambahan mesin pendukung.

Selain itu, Patih Herman AB turut menyampaikan keluhan warga di sekitar SPBU Perusda di Jalan Pendreh. Menurut Rosmanjaya Anor, di kawasan tersebut sebenarnya telah dipasang pipa berukuran besar, dan saat ini tengah dilakukan pemeriksaan oleh tim dari balai terkait.

DPRD Barito Utara berharap permasalahan distribusi air bersih ini dapat segera ditangani, sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.(Atr)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru