Juru bicara Fraksi KIR, H Tajeri
TEWENEWS, Muara Teweh – Fraksi Karya Indonesia Raya (KIR) DPRD Kabupaten Barito Utara menyampaikan sejumlah catatan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2027.
Pandangan umum fraksi tersebut disampaikan juru bicara Fraksi KIR, H. Tajeri, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Barito Utara, Selasa (29/9/2026).
H. Tajeri mengatakan, Fraksi KIR mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang telah menyampaikan Nota Keuangan APBD 2027 sesuai dengan prosedur dan tahapan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, Fraksi KIR juga sepakat dengan prinsip bahwa setiap rupiah anggaran daerah harus memberikan dampak bagi masyarakat Barito Utara. “Serupiah pun uang APBD harus berdampak terhadap masyarakat Barito Utara. Fraksi Karya Indonesia Raya sangat sepakat dan mendukung hal ini,” ujar Tajeri.
Setelah mencermati pidato pengantar Bupati Barito Utara mengenai Raperda APBD 2027, Fraksi KIR menyampaikan sejumlah hal yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan dari pemerintah daerah.
Pertama, terkait pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp1,866 triliun, yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer pemerintah pusat serta lain-lain pendapatan daerah yang sah. Fraksi KIR meminta penjelasan mengenai perubahan serta penggunaan anggaran tersebut.
Kedua, mengenai rencana belanja daerah sebesar Rp3,063 triliun. Fraksi KIR meminta penjelasan lebih lanjut terkait perubahan dan penggunaan anggaran belanja tersebut. Selain persoalan pendapatan dan belanja, Fraksi KIR juga meminta penjelasan mengenai pelaksanaan Program Pendidikan Gratis 16 Tahun.
“Berkaitan dengan Program Pendidikan Gratis 16 Tahun, Fraksi Karya Indonesia Raya mohon penjelasan,” kata Tajeri. Fraksi KIR turut meminta penjelasan mengenai Program Beasiswa Kedokteran, khususnya berkaitan dengan pelaksanaan program tersebut dalam APBD Tahun Anggaran 2027.
Atas sejumlah catatan dan pertanyaan tersebut, Fraksi Karya Indonesia Raya DPRD Kabupaten Barito Utara menyatakan siap membahas Raperda APBD 2027 dalam rapat gabungan antara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Barito Utara dan pemerintah daerah sesuai jadwal yang telah ditentukan.(AP)









