Hadiri Rapimda TBBR Barut, Bupati  Tekankan Peran Strategis Organisasi dalam Pelestarian Adat dan Pembangunan Daerah

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HADIRI RAPIM I TBBR DPD BARITO UTARA-Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, H YaserArapat menghadiri sekaligus membuka Rapim I TBBR DPD Barito Utara, di aula Bappedarida Muara Teweh, Senin (26/1/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST, MT melalui Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, H. Yaser Arapat, menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan adat dalam menjaga kelestarian adat dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapimda I Ormas Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) Kabupaten Barito Utara yang digelar di Aula Bappedarida Muara Teweh, Senin (26/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Sekda Kabupaten Barito Utara, para kepala perangkat daerah lingkup Pemkab Barito Utara, DPW TBBR Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua Dewan Adat Dayak Barito Utara, DPP TBBR Kabupaten Barito Utara, serta para ketua organisasi masyarakat adat se-Kabupaten Barito Utara.

Dalam statemennya, Bupati Barito Utara melalui Asisten Sekda menyampaikan bahwa Ormas Pasukan Merah TBBR merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang memiliki peran penting sebagai penyokong kelestarian adat dan budaya, sekaligus menjadi wadah konstruktif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Baca Juga :  Ditarget Rampung 2028, Jembatan Sikan-Tumpung Laung akan Buka Akses Ekonomi Masyarakat

“Keberadaan Ormas Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dengan pemerintah daerah, baik terkait program kerja, kebijakan, maupun konsolidasi internal yang disuarakan melalui Rapimda,” ujar H. Yaser Arapat membacakan sambutan Bupati.

Ia menegaskan bahwa Rapimda I bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis dan momentum penting untuk melakukan konsolidasi, evaluasi, serta perumusan langkah-langkah besar organisasi ke depan.

“Melalui Rapimda ini, kita menyatukan pikiran, menyelaraskan visi dan misi, serta memperkuat komitmen dalam menjaga marwah organisasi, sekaligus memperjuangkan nilai-nilai adat, budaya, dan jati diri masyarakat Dayak di Borneo, khususnya di Kabupaten Barito Utara,” lanjutnya.

Menurutnya, sebagai organisasi yang lahir dari rahim adat dan budaya, TBBR memiliki tanggung jawab moral, sosial, dan historis untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kearifan lokal, memperkuat persatuan masyarakat adat, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. Pasukan Merah TBBR juga diharapkan terus berperan aktif dalam pelestarian adat dan budaya Dayak.

Baca Juga :  Penerapan SPMI Perkuat Budaya Mutu Pendidikan di Barito Utara

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap Rapimda I ini mampu melahirkan keputusan-keputusan yang tegas, bijaksana, dan berpihak pada kepentingan organisasi, tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat adat dan persatuan daerah, serta menghasilkan program kerja yang terarah, terukur, dan dapat dilaksanakan secara nyata.

“Harapan kita bersama, Tariu Borneo Bangkule Rajakng Kabupaten Barito Utara dapat tumbuh menjadi organisasi yang kuat secara internal, disegani secara eksternal, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pelestarian adat dan budaya,” tegasnya.

Diakhir sambutan, Bupati Barito Utara melalui Asisten Sekda menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Rapimda I Ormas Pasukan Merah TBBR Kabupaten Barito Utara, serta apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Semoga kegiatan ini membawa berkah, memperkuat persaudaraan, dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan TBBR menuju organisasi yang semakin solid, bermartabat, dan berdaya guna bagi masyarakat,” pungkasnya.(AP/Tim)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru