Keselamatan Warga Jadi Prioritas, Pemkab Barito Utara Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Drs Muhlis bersama jajaran Forkopinda, Asisten Sekda, kepala.perangkat daerah saat melakukan peninjauan banjir di kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru, selasa (22/4/2025)

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Banjir terhitung sejak tanggal 22 April hingga 5 Mei 2025. Penetapan ini berdasarkan Keputusan Bupati Barito Utara Nomor 188.45/144/2025 yang ditandatangani oleh Penjabat (Pj) Bupati Drs. Muhlis.

Keputusan ini dikeluarkan setelah curah hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Barito Utara menyebabkan meluapnya sungai dan merendam sejumlah kecamatan, termasuk Teweh Tengah, Teweh Baru, dan Lahei. Sejumlah fasilitas umum dan rumah warga terdampak, serta terjadi gangguan akses transportasi dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Tak Hanya Atasi Kemacetan, Pelebaran Jalan Pramuka Jadi Langkah Strategis  Pengembangan Kota Muara Teweh

Dalam pernyataannya, Pj Bupati Drs. Muhlis menyampaikan bahwa langkah cepat dan terkoordinasi harus segera diambil.
“Status tanggap darurat ini memungkinkan seluruh perangkat daerah, instansi teknis, dan unsur terkait untuk mengerahkan sumber daya secara maksimal. Keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi prioritas utama,” ujar Muhlis usai meninjau posko banjir dan menywrahkan bantuan kepada warga terdampak, di Kelurahan Jambu, Selasa (22/4/2025).

Baca Juga :  Dukung SE Bupati, Anggota DPRD Barut  Ingatkan Masyarakat Tak Bakar Lahan

Pemerintah daerah juga telah menginstruksikan kepada BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta aparat kecamatan dan desa untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik, membuka dapur umum, dan melakukan evakuasi jika diperlukan.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan TNI/Polri dan relawan dalam penanganan banjir ini. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tambahnya.

Dengan penetapan status ini, Kabupaten Barito Utara dapat segera mengakses dana darurat dan bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat untuk mempercepat penanganan bencana.

(AP/Tim)

Berita Terkait

DPRD Bartim Sampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD-P 2026
Pemkab Bartim Jawab Pandangan Fraksi, Kemandirian Fiskal hingga Karhutla Jadi Sorotan
Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat
Fraksi PSRD Soroti Jabatan Plt dan Rendahnya Serapan Anggaran di Bartim
Fraksi Golkar Minta Pemkab Bartim Perkuat PAD di Tengah Keterbatasan Fiskal
Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:09 WIB

DPRD Bartim Sampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD-P 2026

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Pemkab Bartim Jawab Pandangan Fraksi, Kemandirian Fiskal hingga Karhutla Jadi Sorotan

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 09:25 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 06:17 WIB

Fraksi PSRD Soroti Jabatan Plt dan Rendahnya Serapan Anggaran di Bartim

Berita Terbaru