Ketua PD IWO Bartim Klarifikasi Polemik Piagam Penghargaan: Media Tidak Menggiring Opini

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, BARITO TIMUR – Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Barito Timur, Boy Tanriomato, mengklarifikasi undangan dari BPBD Damkar Barito Timur yang terkesan seolah-olah media berperan menggiring opini liar terkait polemik piagam penghargaan yang diberikan kepada PT Bartim Coalindo.

Boy menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Ia menyatakan media justru menjalankan fungsi jurnalistik sesuai fakta di lapangan.

“Di sini saya tegaskan bahwa media tidak ada sama sekali menggiring opini liar hingga membuat gaduh permasalahan piagam penghargaan ini,” tegas Boy, Rabu (11/2/2026).

Ia menjelaskan, polemik yang berkembang sama sekali tidak berkaitan dengan piagam penghargaan yang ditandatangani Bupati Barito Timur pada acara pengukuhan Tim Tanggap Darurat Bencana beberapa hari lalu bersama BPBD Damkar.

Baca Juga :  Pelatihan Relawan Tanggap Bencana Dibuka, Bupati M. Yamin Ingatkan Utamakan Keselamatan

Menurut Boy, persoalan mencuat justru setelah adanya inspeksi mendadak (sidak) Wakil Bupati Barito Timur bersama tim gabungan DPRD ke lokasi konsesi tambang PT Bartim Coalindo beberapa hari kemudian. Momentum inilah yang kemudian memunculkan asumsi dan opini publik yang dikaitkan dengan piagam penghargaan tersebut.

“Di situlah polemik ini muncul. Masyarakat sudah marah dan geram terhadap dugaan dampak pencemaran lingkungan di Sungai Munte, anak Sungai Karau, wilayah Kecamatan Dusun Tengah. Kondisi ini kemudian berlanjut dengan pemberian piagam penghargaan kepada PT Bartim Coalindo atas dukungan dan partisipasi dalam penanganan masyarakat terdampak banjir,” ujarnya.

Baca Juga :  KUPA-PPAS APBD Perubahan 2026 Disepakati, DPRD dan Pemkab Barito Timur Siap Lanjutkan Pembahasan

Boy menilai, persoalan lingkungan dan piagam penghargaan sejatinya merupakan dua hal yang berbeda dan tidak bisa dicampuradukkan. Ia juga menegaskan bahwa jika ingin melakukan klarifikasi, seharusnya diarahkan kepada pihak yang berwenang.

“Sebenarnya persoalan ini tidak ada hubungannya sama sekali. Jika ingin mengklarifikasi, seharusnya kepada Bupati Barito Timur, bukan BPBD Damkar. Kabupaten ini memiliki Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang membidangi persoalan dampak pencemaran lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sudah menjadi kewajiban seorang kepala daerah untuk bersikap tegas dengan memerintahkan investigasi lapangan apabila terdapat banyak keluhan dan laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan di suatu wilayah.

(Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
KONI Bartim Lepas Dua Tim Esports SMAN 1 Tamiang Layang Berlaga di GYC Free Fire 2026
Nursulistio Pimpin Golkar Bartim, Soliditas Kader Jadi Kekuatan Hadapi 2029
Bupati Yamin Ajak Golkar Satukan Langkah Membangun Barito Timur
Pemkab Barito Timur Raih Penghargaan JDIHN Terbaik se-Kalteng 2026
Pendapatan Daerah Turun, Pemkab Bartim Pertajam Belanja dan Andalkan SiLPA Rp163,93 Miliar
DPRD Bartim Setujui Hibah Eks Terminal Pasar Panas untuk BNNK
Kemerdekaan ke-81, Semangat Pengabdian dan Pembangunan Bartim Terus Diperkuat
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:30 WIB

KONI Bartim Lepas Dua Tim Esports SMAN 1 Tamiang Layang Berlaga di GYC Free Fire 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Nursulistio Pimpin Golkar Bartim, Soliditas Kader Jadi Kekuatan Hadapi 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Bupati Yamin Ajak Golkar Satukan Langkah Membangun Barito Timur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Pemkab Barito Timur Raih Penghargaan JDIHN Terbaik se-Kalteng 2026

Berita Terbaru