TEWENEWS, TAMIANG LAYANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Barito Timur menggelar pelantikan Bunda Guru PGRI dan kelengkapan organisasi PGRI Barito Timur, sekaligus Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) pertama masa bakti 2025–2030 di Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi PGRI Barito Timur dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan.
Ketua PGRI Barito Timur, Lini, mengatakan pengukuhan Bunda Guru dan pelantikan kelengkapan organisasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran PGRI dalam mendukung kemajuan pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan guru.
Menurutnya, keberadaan struktur organisasi yang lengkap mulai dari tingkat kabupaten, cabang hingga satuan pendidikan akan memperkuat koordinasi dan memperluas jangkauan pelayanan organisasi kepada seluruh anggota.
“Kita bergabung di sini bukan untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan untuk berjuang demi nasib guru, peningkatan kualitas pendidikan, dan kemajuan organisasi PGRI yang kita cintai ini. Mari kita buang ego masing-masing, satukan hati dan pikiran, serta bangun sinergi yang kokoh,” tegas Lini dalam sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut, Misnawaty M. Yamin resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru PGRI Kabupaten Barito Timur. Lini menilai kehadiran Bunda Guru memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter peserta didik, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung kesejahteraan anggota PGRI.
“Teruslah berbakti dan berdaya, karena peran ibu adalah kunci kemajuan bangsa. Saya berharap kehadiran Bunda Guru semakin menghidupkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan peningkatan kualitas diri bagi seluruh ibu pendidik di Kabupaten Barito Timur,” ujarnya.
Selain pengukuhan dan pelantikan, PGRI Barito Timur juga membuka Konferensi Kerja Kabupaten pertama masa bakti 2025–2030. Forum tersebut menjadi wadah bagi pengurus dan anggota untuk merumuskan program kerja organisasi yang selaras dengan kebutuhan guru dan perkembangan dunia pendidikan.
Lini menjelaskan Konkerkab memiliki peran penting dalam menentukan arah gerak organisasi, mulai dari penguatan advokasi kesejahteraan dan perlindungan profesi guru, peningkatan kompetensi pendidik, hingga mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
Ia menilai tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, perubahan kurikulum, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pendidikan. Karena itu, seluruh peserta Konkerkab diharapkan dapat memberikan gagasan dan pemikiran terbaik demi kemajuan pendidikan di Barito Timur.
“Saya percaya, dengan kelengkapan organisasi, semangat Bunda Guru, dan hasil kerja keras dari Konferensi Kerja ini, PGRI Barito Timur akan semakin tangguh, semakin bermartabat, dan semakin mampu menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.
Lini juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk menjaga nama baik organisasi, meningkatkan disiplin, serta mempererat persatuan demi mewujudkan pendidikan yang lebih bermutu dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur, Sekretaris Daerah, Ketua PGRI Kalimantan Tengah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Barito Timur, Camat Dusun Timur, serta Lurah Tamiang Layang. (Ahmad Fahrizali)









