BERI SAMBUTAN-Koordinator Tim Asessor UKW, Zainal Helmie memberikan sambutan saat pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XXIV tahun 2026 di aula SMPN 1 Muara Teweh, Kamis (21/5/2026). Kegiatan UKW ini diikuti 45 peserta yang dibagi dalam 8 kelas.
TEWENEWS, Muara Teweh – Ketua Tim Asessor UKW yang juga Ketua PWI Kalimantan Selatan sekaligus sebagai salah satu penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXIV di Barito Utara, Zainal Helmie memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan UKW yang digelar di Aula SMPN 1 Muara Teweh, Kamis (21/5/2026).
Menurut Zainal Helmie, pelaksanaan UKW di Barito Utara menjadi salah satu yang terbesar yang pernah dilaksanakan di daerah, bahkan mencatat rekor jumlah kelas terbanyak.
“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa atas pelaksanaan UKW di Barito Utara ini. Selama saya menjadi penguji di berbagai daerah di Indonesia, biasanya jumlah kelas maksimal hanya enam. Namun di Barito Utara mampu melaksanakan hingga delapan kelas. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan patut diapresiasi,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Ia mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan PWI bersama insan pers di Barito Utara diharapkan mampu membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas wartawan dan profesionalisme pers di daerah.
“Profesi wartawan memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Wartawan menjadi pihak yang menyampaikan informasi kepada masyarakat, sehingga apa yang ditulis dan diberitakan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada publik tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Ketua PWI Kalsel yang sudah menjabat diakhir periode keduanya ini juga menyoroti dukungan besar Pemerintah Kabupaten Barito Utara terhadap pelaksanaan UKW melalui bantuan dana hibah yang dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kompetensi wartawan.
“Dukungan anggaran yang besar ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi wartawan dan mendukung pers yang profesional. Tentunya anggaran tersebut harus digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi wartawan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, wartawan yang telah mengikuti UKW wajib memahami kode etik jurnalistik dan menjalankan tugas secara profesional serta bertanggung jawab.
“Saya ingin menegaskan, apabila ada wartawan yang telah lulus kompetensi namun dalam praktiknya melakukan pelanggaran seperti pemerasan atau tindakan yang mencoreng profesi wartawan, maka silakan dilaporkan kepada PWI. Kami dapat mengusulkan pencabutan kartu kompetensi wartawan tersebut kepada Dewan Pers,” ujarnya.
Lebih lanjut menurutnya, penindakan tersebut berlaku bagi seluruh wartawan yang mengikuti UKW, baik anggota PWI maupun peserta dari luar organisasi. “Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan profesi wartawan untuk kepentingan pribadi atau melakukan tindakan yang melanggar etika harus ditertibkan,” katanya.
Ia juga meminta pemerintah daerah, kepala dinas maupun masyarakat untuk tidak takut melaporkan oknum wartawan yang bekerja tidak profesional. “Organisasi wartawan, khususnya PWI, harus berani melakukan penertiban terhadap anggotanya sendiri demi menjaga marwah profesi,” tambahnya.
Zainal Helmie menjelaskan, pelaksanaan UKW dilakukan karena profesi wartawan harus memiliki standar kompetensi sebagaimana profesi lainnya. “Seorang wartawan wajib memiliki kompetensi yang diakui melalui uji kompetensi sesuai standar Dewan Pers. Masyarakat juga tidak perlu ragu menanyakan kartu kompetensi kepada seseorang yang mengaku wartawan,” katanya.
Pada pelaksanaan UKW Angkatan XXIV di Barito Utara ini, terdapat delapan penguji yang ditugaskan, yakni H Zainal Helmie, H Suherlan, Wawan Djuwarna, Ratna Sari Dewi, H Haris Sadikin, Sun Rise Sinulingga, Pahit Naruttama dan Neni Maria.
Pada kesempatan tersebut, Zainal Helmie juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan terhadap pelaksanaan UKW ini. “Kehadiran Sekretaris Daerah beserta jajaran menunjukkan perhatian besar pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pers di daerah. Semoga kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan insan pers terus terjalin demi mendukung pembangunan dan penyampaian informasi yang benar kepada masyarakat,” pungkasnya. (AP)









