Masyarakat Desa Trinsing Keluhkan  Dampak Tambang PT Energitama Bumi Arum

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIALOG DAN TANYA JAWAB-Usai tanam cabai, para petani sampaikan keluhan kepada Dinas Pertanian dan Pj Ketua TP PKK Barito Utara, Sabtu (2/8/2025).

TEWENEWS, Muara Teweh – Pada Sabtu (2/8/2025), usai melaksankan kegiatan tanam cabai rawit dan cabai besar bersama, Dinas Pertanian Barito Utara melaksanakan acara diskusi dan tanya jawab digelar di Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, yang melibatkan petani dan pihak pemerintah terkait.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Plt Kepala Dinas Pertanian, Heri Jhon Setiawan, dan dihadiri Pj Ketua TP PKK Barito Utara Melly Novita Indra Gunawan, anggota DPRD Barito Utara, Ardianto dan undangan lainnya. Dialog dan tanya jawab ini sebagai wadah untuk menyerap aspirasi dan pengalaman dari para petani lokal.

Salah satu topik yang mencuat dalam diskusi adalah keluhan masyarakat tentang dampak tambang PT Eneritama Bjmi Arum (PT EBA) yang beroperasi di wilayah tersebut.

Muslih, salah seorang pemilik lahan seluas 10 hektar, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kerusakan yang ditimbulkan oleh tambang, terutama terhadap kualitas air yang kini menjadi keruh dan dangkal.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Salurkan 700 Paket Sembako

“Sungai yang dulu jernih kini airnya keruh dan dangkal, ini berdampak pada perikanan, pertanian, dan membuat banyak lahan tidur yang tidak produktif,” keluh Muslih.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh H. Ambran, seorang petani yang merasakan kekurangan pasokan air untuk menyirami tanaman akibat dampak tambang tersebut.

“Sungai yang biasanya mengalir deras kini menjadi dangkal, yang membuat petani kesulitan saat musim kemarau. Bahkan saat musim hujan, air meluap dan merusak tanaman padi kami,” ujarnya dengan penuh kekhawatiran.

Selain itu, masyarakat juga meminta perhatian lebih terhadap masalah hama dan penyakit tanaman yang semakin meningkat.

Ibu H Ambran, yang juga seorang petani, mengungkapkan bahwa hama tanaman semakin merajalela dan memerlukan perhatian khusus dari pihak penyuluh pertanian untuk memberikan solusi.

“Kami membutuhkan dukungan dalam hal obat-obatan dan pupuk yang efektif agar hasil pertanian tetap optimal,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Habib, seorang petani dari Dusun Bangdep, mengajukan beberapa solusi, termasuk pembangunan embung untuk menyimpan air serta bantuan alat pertanian seperti moltivator dan skrinn hoss yang dapat mempermudah kegiatan pertanian di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRD Apresiasi Dedikasi Guru PAUD TK di Barut pada HUT IGTKI–PGRI ke-75

Dalam menanggapi keluhan-keluhan tersebut, Plt Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Heri Jhon Setiawan menyampaikan apresiasi atas keaktifan petani dalam menyampaikan permasalahan mereka.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk perusahaan tambang, untuk mencari solusi terbaik bagi kelangsungan pertanian dan keberlanjutan lingkungan di kawasan ini,” tegasnya.

Senada dengan Heri Jhon Setiawan, anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya peningkatan ketahanan pangan dan penanggulangan dampak tambang.

“Kami akan memastikan bahwa suara petani didengar, dan kami akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mencari solusi yang adil bagi masyarakat,” kata Ardianto.

Acara diskusi ini menjadi bukti bahwa dialog antara petani dan pemerintah sangat penting untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, terutama dalam menghadapi dampak dari kegiatan industri yang ada di sekitar mereka.(AP/Tim)

Berita Terkait

Tingkatkan Kapasitas SDM, Dinsos PMD Barut ikuti Bimtek Sistem PBJ E-Purchasing Versi 6
Pelatihan Operator Excavator dan Dump Truck kembali Dibuka di Disnakertranskop UKM Barito Utara
Peningkatan SDM untuk Tekan Angka  Pengangguran dan Kemiskinan di Barito Utara
Sholat Jumat di Masjid Istiqlal, Bupati Shalahuddin Harapkan Fasilitas Keagamaan di Barito Utara Semakin Nyaman
Speak After Lunch iNews TV, Bupati Barito Utara Paparkan Arah Baru Pembangunan Lewat GASPOL 11.12
Anggota DPRD Barito Timur Kunjungan Kerja ke Lokasi Pasca Tambang PT Adaro Indonesia
Shalahuddin Instruksikan Percepatan Finalisasi Desain Tiga Jembatan Strategis di Barito Utara
Jajaki Kerja Sama Pembentukan BLK, Wabub Barut Pimpin Kunjungan ke PT Sanggar Sarana Baja
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:39 WIB

Tingkatkan Kapasitas SDM, Dinsos PMD Barut ikuti Bimtek Sistem PBJ E-Purchasing Versi 6

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:56 WIB

Pelatihan Operator Excavator dan Dump Truck kembali Dibuka di Disnakertranskop UKM Barito Utara

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:51 WIB

Peningkatan SDM untuk Tekan Angka  Pengangguran dan Kemiskinan di Barito Utara

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:40 WIB

Speak After Lunch iNews TV, Bupati Barito Utara Paparkan Arah Baru Pembangunan Lewat GASPOL 11.12

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:12 WIB

Anggota DPRD Barito Timur Kunjungan Kerja ke Lokasi Pasca Tambang PT Adaro Indonesia

Berita Terbaru