Musrenbang RKPD 2026 di Lahei, Bupati Dorong Pembangunan Partisipatif dan Berkelanjutan

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSRENBANG RKPD 2026 DI LAHEI-Bupati Barito Utara H Shalahuddin bersama Ketua TP PKK Barito Utara Hj Maya Savitri, staf ahli bupati, asisten sekda dan kepala perangkat daerah melaksanakan Musrenbang RKPD 2026 di Kecamatan Lahei, Rabu (4/2/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Lahei, Rabu (4/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir serta berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan daerah melalui forum Musrenbang.

Menurut Bupati, Musrenbang merupakan wahana strategis dalam perencanaan pembangunan yang mengedepankan prinsip gotong royong dan partisipasi masyarakat guna memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan nyata di lapangan.

Baca Juga :  Tim Gabungan Tangani Karhutla di Tiga Lokasi di Barito Utara

“Melalui Musrenbang ini, kita memastikan setiap aspirasi, kebutuhan, dan potensi lokal dapat terakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar H. Shalahuddin.

Bupati menjelaskan bahwa tahun 2027 menjadi tahun yang sangat penting dalam perjalanan pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025–2030. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan harus disusun secara terukur, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Tema Musrenbang RKPD tahun ini, yakni “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah”, diharapkan mampu menjadi arah strategis pembangunan daerah yang lebih cepat, terukur, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menetapkan 11 program unggulan dan 12 program prioritas infrastruktur sebagai fokus pembangunan, di antaranya pembangunan jembatan strategis, peningkatan dan pelebaran jalan, penataan kawasan perkotaan, penyediaan air minum melalui SPAM IKK, rehabilitasi RSUD Muara Teweh, serta normalisasi Sungai Bengaris.

Baca Juga :  Hasrat Apresiasi Keikutsertaan Pemkab Barito Utara pada Rakor Penanggulangan Karhutla 2026

Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara perangkat daerah, kecamatan, desa, dunia usaha, dan masyarakat. Ia menekankan agar setiap program pembangunan disusun berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan, serta tetap menjaga prinsip pembangunan berkelanjutan.

Menutup sambutannya, Bupati berharap Musrenbang Kecamatan Lahei dapat menjadi momentum untuk menyusun rencana kerja yang realistis, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, demi terwujudnya Kabupaten Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan.(Atr/Kmf)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru