TEWENEWS, TAMIANG LAYANG – Bupati Barito Timur (Bartim) M. Yamin secara resmi membuka Sinode I Resort GKE Tamiang Layang Timur sekaligus meresmikan peningkatan status dari calon resort menjadi Resort Definitif GKE Tamiang Layang Timur.
Peresmian tersebut berlangsung khidmat di Gereja GKE Imanuel Tamiang Layang, Minggu (6/9/2026), dan menjadi momentum penting bagi penguatan pelayanan kerohanian serta organisasi Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) di wilayah Tamiang Layang Timur.
Dalam sambutannya, Bupati M. Yamin menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas ditetapkannya Resort GKE Tamiang Layang Timur sebagai resort definitif.
Menurutnya, peningkatan status tersebut merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaat sekaligus memperkuat peran lembaga keagamaan dalam pembinaan mental dan spiritual masyarakat.
“Peresmian resort ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pimpinan umat beragama. Pembinaan mental dan kerohanian yang baik akan membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, serta berakhlak mulia, selaras dengan visi dan misi BARTIM SEGAH menuju Gumi Jari Janang Kalalawah,” ujar Yamin.
Selain peresmian resort definitif, pelaksanaan Sinode I Resort GKE Tamiang Layang Timur juga menjadi agenda penting untuk menentukan arah organisasi dan pelayanan lima tahun ke depan.
Dalam persidangan tersebut, peserta akan memilih Majelis Pekerja Harian (MPH) periode 2026–2031, Majelis Pertimbangan, Badan Pemeriksa Perbendaharaan, serta sejumlah komisi.
Sinode juga akan membahas dan merumuskan program kerja serta anggaran keuangan resort untuk mendukung pelaksanaan pelayanan GKE ke depan.
Bupati berharap seluruh rangkaian persidangan dapat berlangsung dengan lancar, teduh dan harmonis sehingga menghasilkan kepengurusan yang mampu menjalankan amanah dengan penuh dedikasi.
“Semoga kepengurusan yang terpilih nantinya dapat menjalankan tugas dengan baik, menjadi pelopor dalam mempererat toleransi antarumat beragama, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas Kabupaten Barito Timur,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, Yamin juga mengajak jemaat dan seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak, bukan hanya pemerintah.
“Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi yang kokoh antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan,” tegas Yamin.
Ia berharap keberadaan Resort Definitif GKE Tamiang Layang Timur tidak hanya semakin memperkuat pelayanan kepada jemaat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran dan peduli terhadap lingkungan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Barito Timur, Dewan Adat Dayak (DAD) Barito Timur, Ketua Sinode GKE, Ketua Resort GKE Tamiang Layang Timur Pdt. Eladia, M.Th, jajaran pejabat Pemkab Barito Timur, serta para peserta Sinode.
Kalau ingin, saya juga bisa buatkan 5–10 judul alternatif yang lebih “menggigit” untuk portal berita, termasuk gaya judul SEO dan gaya headline media lokal. (Ahmad Fahrizali)









