PELATIHAN BCKS-Para peserta Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kabupaten Barito Utara saat mengikuti pelatihan BCKS.
TEWENEWS, Palangka Raya — Peserta Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) APBD Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 terus memperkuat kompetensi kepemimpinan dan pengelolaan satuan pendidikan melalui pembelajaran berbasis pengalaman.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung di Hotel Luwansa Palangka Raya tersebut tidak hanya memberikan pembekalan melalui materi di dalam kelas, tetapi juga menghadirkan pengalaman langsung bagi peserta melalui kunjungan kepada Kepala Sekolah Mentor.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M Iman Topik, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran calon kepala sekolah karena peserta dapat melihat secara langsung praktik pengelolaan satuan pendidikan di lapangan.
“Pembelajaran calon kepala sekolah tidak cukup hanya dengan memahami teori. Mereka juga perlu melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana seorang kepala sekolah mengelola sumber daya, menjalankan program, membangun kolaborasi, serta menghadapi berbagai tantangan yang ada di lingkungan sekolah,” ujar M Iman Topik, Sabtu (5/9/2026).
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh peserta melalui kunjungan kepada Kepala Sekolah Mentor selanjutnya dapat dikaitkan dengan materi Pengelolaan Satuan Pendidikan yang diberikan selama pelatihan.
Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu menghubungkan teori dengan praktik nyata dalam pengelolaan sekolah.
“Harapannya, setiap pengalaman yang mereka dapatkan selama pelatihan dapat menjadi bekal ketika nantinya menjalankan tugas sebagai pemimpin satuan pendidikan. Mereka harus mampu belajar dari pengalaman, kemudian mengembangkan praktik yang sesuai dengan kebutuhan sekolah masing-masing,” katanya.
M Iman Topik menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Barito Utara sangat berkaitan dengan kualitas kepemimpinan kepala sekolah. Karena itu, program BCKS diharapkan mampu menghasilkan calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi manajerial, kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, serta mampu mengambil keputusan secara tepat.
“Setiap kunjungan membuka wawasan, setiap pembelajaran menjadi bekal, dan setiap pengalaman menjadi bagian dari proses untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di Kabupaten Barito Utara,” pungkasnya.(Lie)









