TEWENEWS, TAMIANG LAYANG — Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Kabupaten Barito Timur resmi berakhir, Minggu (30/8/2026). Babak semifinal hingga final berlangsung di Gedung Mantawara, Tamiang Layang, dengan pertandingan yang berlangsung meriah dan menjunjung tinggi sportivitas.
Tak hanya menjadi ajang kompetisi, rangkaian penutupan KNPI Cup 2026 juga diisi dengan pembagian masker kepada peserta dan masyarakat serta doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Barito Timur, yang tengah menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap.
Pertandingan semifinal dan final dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Dua kategori dipertandingkan, yakni kategori OPD/Instansi Vertikal/OKP dan Organisasi serta kategori umum.
Setelah melalui persaingan ketat, berikut para juara Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026:
Kategori OPD/Instansi Vertikal/OKP dan Organisasi:
- Juara 1: Pengadilan Agama Tamiang Layang
- Juara 2: Rutan Tamiang Layang
- Juara 3: Dinkes Barito Timur A
- Juara 4: BKPSDM Barito Timur
Kategori Umum:
- Juara 1: Tangkaha
- Juara 2: MG
- Juara 3: Pasak Bumi
- Juara 4: Gagelas
Ketua Koordinator Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Kabupaten Barito Timur, Muhammad Zakirin, S.A.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia dan pihak yang telah mendukung kegiatan sejak babak awal hingga pertandingan final.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 dapat kita selesaikan dengan baik. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh juara dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menjaga sportivitas. Yang paling utama adalah bagaimana kegiatan ini dapat menjadi wadah silaturahmi dan mempererat kebersamaan,” ujar Muhammad Zakirin.
Peduli Kabut Asap, Panitia Bagikan Masker
Usai pertandingan final, panitia melanjutkan rangkaian kegiatan dengan membagikan masker di depan Gedung Mantawara. Masker diberikan kepada peserta turnamen maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian panitia terhadap kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat Karhutla di Kalimantan Tengah, termasuk di wilayah Kabupaten Barito Timur.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik, serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Doa Bersama Lintas Agama
Kepedulian terhadap kondisi Karhutla kemudian dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama. Tiga agama turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, yakni Islam, Hindu Kaharingan dan Kristen.
Doa bersama tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas suksesnya pelaksanaan KNPI Cup 2026, tetapi juga menjadi momentum untuk memohon keselamatan dan perlindungan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Barito Timur dan Kalimantan Tengah.
Doa agama Hindu Kaharingan dipimpin Ketua Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MD-AHK) Barito Timur, Hernanto Caru.
Sementara doa agama Kristen dipimpin Pendeta GKE Imanuel Tamiang Layang, Pdt. Sunantulu Wu’i.
Sedangkan doa agama Islam dipimpin Ketua PC GP Ansor Barito Timur, Muhammad Zakirin, S.A.P.
Dalam doa bersama tersebut, dipanjatkan harapan agar bencana Karhutla yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Barito Timur, segera berlalu. Api diharapkan dapat segera dipadamkan dan hujan turun membawa keberkahan bagi masyarakat.
Doa juga ditujukan bagi seluruh petugas, relawan, TNI, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keselamatan.
Ketua Panitia Resmi Tutup KNPI Cup 2026
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia KNPI Cup 2026, I Putu Widid Septiawan, S.T., sekaligus penutupan resmi seluruh rangkaian kegiatan KNPI Cup 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD KNPI Kabupaten Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, S.H., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta dan berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan.
Dengan berakhirnya pertandingan final, pembagian masker serta doa bersama lintas agama, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Kabupaten Barito Timur resmi ditutup.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, meningkatkan kepedulian sosial serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di Kabupaten Barito Timur. (Ahmad Fahrizali)









