Tekan Angka Kebutaan, Wabup Adi Buka Operasi Katarak Gratis di Barito Timur

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Barito Timur – Pemerintah Kabupaten Barito Timur meresmikan pelaksanaan Operasi Katarak Gratis yang dipusatkan di Puskesmas Pasar Panas, Rabu, 26 November 2025. Program kesehatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, sebagai bagian dari upaya menekan angka kebutaan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kegiatan tersebut mengingat tingginya prevalensi katarak di Barito Timur yang berdampak langsung pada produktivitas dan kemandirian warga.

“Secara nasional angka kebutaan masih sekitar 3 persen dan 80 persen di antaranya disebabkan oleh katarak. Di Barito Timur, prevalensinya mencapai 1,3 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Adi mengungkapkan, banyak warga belum menjalani operasi katarak akibat keterbatasan biaya maupun ketidaktahuan terhadap kondisi kesehatan matanya.

“Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) menunjukkan sebagian masyarakat tidak menyadari bahwa mereka mengidap katarak, dan sebagian lainnya terkendala biaya. Dengan komposisi penduduk lansia mencapai 9,27 persen, operasi katarak menjadi kebutuhan mendesak,” katanya.

Program operasi yang diikuti oleh 47 pasien ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Barito Timur dengan PT Saptaindra Sejati (SIS) dan Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN). Dalam kesempatan itu, Wabup menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak sekadar kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), tetapi bagian dari strategi besar daerah untuk mewujudkan visi Barito Timur Sehat, Cerdas, dan Sejahtera.

Baca Juga :  DPRD Barito Timur Tinjau Normalisasi Sungai di Desa Kambitin

“Ini adalah wujud sinergi strategis pemerintah dan pihak swasta. Kolaborasi seperti ini memperkuat layanan kesehatan dan memastikan warga, terutama lansia, bisa mendapatkan layanan bedah tanpa hambatan finansial,” ujarnya.

Adi juga menyoroti konsistensi Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam memperkuat akses layanan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan peningkatan fasilitas kesehatan di berbagai lini.

“Cakupan kepesertaan JKN di Barito Timur sudah sangat tinggi. Ini berarti hampir seluruh penduduk berpeluang memperoleh layanan medis tanpa beban biaya berat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wabup mengaitkan pelaksanaan Operasi Katarak Gratis dengan agenda pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024–2026.

“Operasi Katarak Gratis sangat relevan dengan RPD 2024–2026, termasuk peningkatan fasilitas puskesmas dan layanan rujukan untuk tindakan bedah krusial seperti katarak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Barito Timur Bahas Dukungan Sarpras Pembentukan BNNK

Ia juga menegaskan pentingnya deteksi dini melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang baru diluncurkan Pemkab Barito Timur sebagai pintu masuk bagi warga yang berisiko.

“Deteksi dini penyakit memungkinkan kita mengarahkan masyarakat berisiko ke program operasi seperti ini,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Adi Mula Nakalelu memberikan apresiasi kepada seluruh mitra dan tenaga kesehatan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Saptaindra Sejati dan Yayasan Adaro Bangun Negeri atas komitmennya. Kolaborasi ini memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas produktif,” ujarnya.

Tak lupa, Wabup menyampaikan penghargaan khusus kepada para dokter dan tenaga medis yang terlibat dalam tindakan operasi.

“Dedikasi Saudara-saudara adalah garda terdepan dalam mengembalikan harapan masyarakat,” ucapnya.

Wabup berharap para penerima manfaat dapat memaksimalkan kesempatan ini dan mengikuti seluruh tahapan layanan hingga tuntas.

“Semoga setelah menjalani operasi, penglihatan dapat pulih dan aktivitas sehari-hari dapat kembali dilakukan dengan nyaman,” tutupnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Penghargaan untuk PT Bartim Coalindo Picu Polemik, Warga Ampah Kembali Suarakan Protes
Bupati M. Yamin Kukuhkan Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur
Bupati dan Wabup Bartim Tinjau Kesiapan Pengukuhan TRC di Lapangan Bartim Expo
Musrenbangcam Kecamatan Paku Jadi Wadah Strategis Serap Aspirasi Pembangunan
Sungai Munte Diduga Tercemar, Warga Soroti Aktivitas Tambang PT Bartim Coalindo
Pemkab Barito Timur Resmi Luncurkan BLUD di Seluruh Puskesmas
371 PPPK Paruh Waktu Siap Perkuat Layanan Pendidikan di Barito Timur
Bupati dan Wakil Bupati Bartim Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Bogor
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:37 WIB

Penghargaan untuk PT Bartim Coalindo Picu Polemik, Warga Ampah Kembali Suarakan Protes

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:58 WIB

Bupati M. Yamin Kukuhkan Tim Tanggap Bencana Kabupaten Barito Timur

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:12 WIB

Bupati dan Wabup Bartim Tinjau Kesiapan Pengukuhan TRC di Lapangan Bartim Expo

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:31 WIB

Musrenbangcam Kecamatan Paku Jadi Wadah Strategis Serap Aspirasi Pembangunan

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:04 WIB

Sungai Munte Diduga Tercemar, Warga Soroti Aktivitas Tambang PT Bartim Coalindo

Berita Terbaru