Warga Muara Awang Kecewa PT Bartim Coalindo Terima Penghargaan, Dampak Tambang Masih Dirasakan

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, BARITO TIMUR – Warga Desa Muara Awang, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, mengaku kecewa atas piagam penghargaan yang diberikan Bupati Barito Timur kepada PT Bartim Coalindo atas partisipasi dan kepedulian perusahaan terhadap dampak banjir.

Kekecewaan tersebut muncul karena hingga kini warga mengaku masih merasakan dampak aktivitas pertambangan yang dilakukan perusahaan tersebut. Hal itu disampaikan Ketua RT 05 Desa Muara Awang, Riandi, saat ditemui pada Senin (9/2/2026).

Riandi menilai, pemberian piagam penghargaan tersebut tidak mencerminkan kondisi riil yang dialami masyarakat di lapangan.

Baca Juga :  Ketua Golkar Bartim Apresiasi Kunjungan Anggota DPR RI dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

“Kami sebagai warga yang terdampak aktivitas tambang merasa kecewa. Di satu sisi perusahaan mendapatkan penghargaan, namun di sisi lain warga masih harus menghadapi berbagai persoalan lingkungan akibat aktivitas pertambangan,” ujar Riandi.

Menurutnya, dampak yang dirasakan warga antara lain perubahan kualitas lingkungan, khususnya pada sumber air dan kondisi di sekitar permukiman. Ia menyebut, keluhan masyarakat terkait dampak tersebut telah berlangsung cukup lama, namun belum mendapatkan penyelesaian yang jelas.

“Seharusnya sebelum memberikan penghargaan, pemerintah daerah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya dan mendengar keluhan warga yang terdampak,” tegasnya.

Baca Juga :  Polemik Dugaan Proyek Fiktif di  Pangkan, Begini Penjelasan Para Pihak

Riandi berharap Pemerintah Kabupaten Barito Timur dapat mengevaluasi kembali aktivitas pertambangan PT Bartim Coalindo serta memastikan perusahaan bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Kami tidak menolak pembangunan maupun investasi di Barito Timur. Namun kami ingin lingkungan tempat tinggal kami tetap aman, sehat, dan layak untuk dihuni,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Bartim Coalindo maupun Pemerintah Kabupaten Barito Timur belum memberikan tanggapan resmi terkait kekecewaan warga Desa Muara Awang tersebut.
(Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Temuan Lubang di Makam Hebohkan Warga Desa Lebo, Polisi Turun Tangan
Bupati Barito Timur Lepas Kafilah MTQ VIII Korpri Tingkat Provinsi ke Murung Raya
IWO Bartim Tekankan Pentingnya Sinergi Pers dan Bawaslu dalam Penyebarluasan Informasi Pengawasan
SPMB SMKN 2 Tamiang Layang Resmi Dibuka, Siapkan Enam Jurusan Unggulan
Mubeswilub IWO Kalteng Susun Kepengurusan dan Matangkan Program Kerja Organisasi
Pemkab Barito Timur Ikuti Validasi Hasil Pengukuran IPKD Tahun Anggaran 2024
Satresnarkoba Polres Bartim Amankan Pemain Sabu di Matabu
Pemkab Barito Timur Terima Penyerahan Aset Tanah UPTD Pengembangan Ternak Bangi Wao
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:32 WIB

Temuan Lubang di Makam Hebohkan Warga Desa Lebo, Polisi Turun Tangan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:43 WIB

Bupati Barito Timur Lepas Kafilah MTQ VIII Korpri Tingkat Provinsi ke Murung Raya

Senin, 22 Juni 2026 - 20:10 WIB

IWO Bartim Tekankan Pentingnya Sinergi Pers dan Bawaslu dalam Penyebarluasan Informasi Pengawasan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:08 WIB

SPMB SMKN 2 Tamiang Layang Resmi Dibuka, Siapkan Enam Jurusan Unggulan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:09 WIB

Mubeswilub IWO Kalteng Susun Kepengurusan dan Matangkan Program Kerja Organisasi

Berita Terbaru