Sekda Barito Utara Dorong Optimalisasi Energi Baru Terbarukan

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOORDINASI DAN PENGUMPULAN DATA- Sekda Barito Utara Drs Muhlis pimpin kegiatan koordinasi dan pengumpulan data kajian yang berlangsung di Aula Bappedaridda Muara Teweh, Kamis (23/4/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Drs. Muhlis, menegaskan pentingnya penguatan kebijakan energi baru terbarukan (EBT) dalam mendukung pembangunan kewilayahan, khususnya di zona timur Provinsi Kalimantan Tengah.

Hal tersebut disampaikan Sekda Barito Utara Muhlis dalam kegiatan koordinasi dan pengumpulan data kajian yang berlangsung di Aula Bappedaridda Muara Teweh, Kamis (23/4/2026).

Sekda Muhlis menyambut langsung kunjungan Tim Manajemen Riset dan Inovasi Daerah Regional 7 dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang dipimpin oleh Deliyanti Ganesha bersama anggota tim lainnya.

Ia menyebut kunjungan ini sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga riset nasional. “Dengan kehadiran tim BRIN, kita berharap dapat berkolaborasi, bersinergi, dan berakselerasi demi kemajuan daerah, khususnya dalam mengoptimalkan potensi energi baru terbarukan di Barito Utara,” ujar Muhlis.

Baca Juga :  Dorong Kerajinan Lokal Naik Kelas, Hj Nety Herawati Apresiasi Pelatihan Anyaman Rotan

Ia menyoroti bahwa isu EBT semakin relevan di tengah menipisnya cadangan energi fosil serta dinamika geopolitik global yang berdampak pada ketersediaan dan harga bahan bakar minyak. Kondisi tersebut juga dirasakan di Barito Utara yang masih bergantung pada energi konvensional.

Secara ekonomi, Sekda Muhlis mengungkapkan bahwa struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Barito Utara masih didominasi sektor pertambangan, khususnya batu bara, dengan kontribusi mencapai 35,53 persen pada tahun 2025. Bahkan, angka tersebut pernah menyentuh 48,76 persen pada tahun 2022.

Selain batu bara, daerah ini juga memiliki potensi energi gas dari Blok Bangkanai di Kecamatan Lahei yang memasok sekitar 20 juta kaki kubik gas per hari. Gas tersebut dimanfaatkan sebagai bahan baku utama pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Bangkanai.

Baca Juga :  Kwarcab Barito Utara Perkuat Pembinaan Generasi Muda pada Hari Pramuka ke-65

Namun demikian, Muhlis menegaskan bahwa kedua sumber energi tersebut bukanlah energi terbarukan. “Gas memang termasuk energi baru, tetapi tidak dapat diperbarui. Cepat atau lambat akan mengalami penurunan hingga kelangkaan,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Barito Utara menerima dana bagi hasil (DBH) sekitar Rp2,9 triliun dari sektor pertambangan dan gas. Meski memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah, ketergantungan pada sumber daya tidak terbarukan dinilai perlu segera diimbangi dengan pengembangan EBT.

Lebih lanjut, Muhlis berharap kehadiran BRIN dapat membawa perubahan signifikan dalam pola pikir dan strategi pembangunan daerah. Ia menginginkan adanya inovasi dan terobosan dalam menggali potensi energi terbarukan yang dimiliki Barito Utara.

“Semoga ini menjadi awal dari langkah besar kita untuk mewujudkan Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya.(Atr)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru