TEWENEWS, Barito Timur – Kepala Desa Matabu (Kades), Juni Setiawan, meminta pemerintah daerah turut membantu penyaluran dan pemasaran hasil usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang saat ini dikelola masyarakat desa.
BUMDes Desa Matabu saat ini mengelola usaha peternakan bebek dengan jumlah sekitar 500 ekor dan masih 100 ekor yang belum memasuki tahap produksi. Dari usaha tersebut, produksi telur bebek mencapai sekitar 300 butir per hari. Namun, penjualan hasil produksi dinilai belum maksimal karena selama ini hanya dipasarkan melalui sistem penjualan langsung (oplen) dan promosi secara online melalui kantor desa.
“Selama ini penjualan telur bebek masih terbatas dan sebagian besar hanya diserap oleh warga Desa Matabu. Karena itu kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk membantu penyaluran hasil BUMDes agar pemasaran lebih luas,” ujar Juni Setiawan.
Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan agar hasil produksi BUMDes dapat menjangkau pasar yang lebih besar, baik ke luar desa maupun ke wilayah lain. Dengan meningkatnya pemasaran, diharapkan pendapatan usaha desa juga akan bertambah.
Juni menjelaskan, keberadaan BUMDes tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan desa, tetapi juga untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya para pekerja yang terlibat dalam pengelolaan usaha tersebut. Penghasilan para pengelola diperoleh dari persentase keuntungan setelah dikurangi biaya produksi dan pakan ternak.
“Jika pemasaran berjalan baik dan hasil produksi terserap lebih banyak, tentu kesejahteraan para pekerja yang mengelola BUMDes juga akan meningkat,” tambahnya.
Pemerintah Desa Matabu berharap adanya perhatian dan dukungan nyata dari pemerintah daerah melalui dinas terkait agar usaha BUMDes dapat berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa.(Ahmad Fahrizali).









