HEBOH! MANAGER PLN MUARA TEWEH BUAT SURAT PERNYATAAN: “LISTRIK BARITO UTARA DIJAMIN STABIL dan MENYALA”

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Di tengah gelombang protes pemadaman bergilir, muncul surat pernyataan mengejutkan. Manager PLN ULP Muara Teweh berjanji secara tertulis bahwa suplai listrik di Kabupaten Barito Utara akan “selalu stabil dan menyala” mulai hari ini.

Surat pernyataan bertanggal 28 Juli 2026 itu dibuat oleh Manager PLN UPL Muara Teweh, Pandu Andoka, isi Surat Pernyataan bermaterai Rp10.000 itu, Pandu Andoka menyatakan:

“Dengan ini menyatakan dan menjamin jika kedepannya sejak hari ini, suplay listrik di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah akan selalu stabil dan menyala sejak surat pernyataan ini dibuat.”

Baca Juga :  Kaban Kesbangpol: Ormas Miliki Peran Strategis Dukung Pembangunan dan  Investasi di Barito Utara

Ia mengaku mengambil keputusan tersebut karena adanya “Dukungan dan Support dari seluruh warga Barito Utara yang menginginkan suplai listrik dan krisis listrik tidak terjadi lagi di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara khususnya.”

Surat itu dibuat dalam keadaan sadar, sehat jasmani dan rohani serta tanpa paksaan dari pihak manapun. Surat tersebut disaksikan oleh 10 orang saksi dan telah ditandatangani.

Latar Belakang: Warga Geram Pemadaman 6-8 Jam

Surat ini muncul di tengah tekanan publik terhadap PLN ULP Muara Teweh. Sebelumnya, Pewarta Barito Utara resmi menyatakan akan menempuh jalur hukum karena pemadaman bergilir 6-8 jam setiap hari sejak 20 Juli 2026 tanpa pemberitahuan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dukung Inventarisasi Tambang Rakyat untuk Percepatan Usulan WPR di Barito Utara

Dampaknya luas: UMKM rugi, bahan makanan busuk, siswa tidak bisa belajar, hingga kerja jurnalistik terhambat.

Publik Menanti Bukti di Lapangan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen PT PLN ULP Muara Teweh terkait surat pernyataan tersebut.

Warga Barito Utara kini menanti: apakah surat pernyataan ini akan benar-benar mengakhiri krisis listrik, atau hanya jadi “janji di atas kertas”?

Pewarta Barito Utara sebelumnya juga menuntut 4 hal ke PLN: ganti rugi, kompensasi, pengumuman jadwal 3×24 jam, dan permintaan maaf terbuka.(Tim/Roni Batur)

Berita Terkait

DUGAAN PENYEROBOTAN TANAH OLEH PT AUSTRAL BYNA DI BUNTOK KECIL BARITO UTARA KEMBALI DISOROT
Didominasi Kelapa Sawit, 65 Poktan di Barito Utara Usulkan Bantuan Bibit Perkebunan
Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan Lantik 31 Anggota PAW BPD 
Hj Maya Savitri Shalahuddin Beri Semangat dan Motivasi Guru PAUD di Desa Muara Mea
Bupati Shalahuddin: Bantuan Bibit dan Saprodi Perkuat Produktivitas Perkebunan
Pemkab Barito Utara Gelar Rakor Bahas Optimalisasi Distribusi Air Bersih di Musim Kemarau
Siswi SMPN 1 Muara Teweh Wakili Kalteng di FLS3N Tingkat Nasional
Program Si PINTAR Wujud Komitmen Pemkab Tingkatkan Akses Pendidikan di Barito Utara
Berita ini 1,546 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:54 WIB

DUGAAN PENYEROBOTAN TANAH OLEH PT AUSTRAL BYNA DI BUNTOK KECIL BARITO UTARA KEMBALI DISOROT

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:06 WIB

Didominasi Kelapa Sawit, 65 Poktan di Barito Utara Usulkan Bantuan Bibit Perkebunan

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:35 WIB

Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan Lantik 31 Anggota PAW BPD 

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:24 WIB

Bupati Shalahuddin: Bantuan Bibit dan Saprodi Perkuat Produktivitas Perkebunan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Pemkab Barito Utara Gelar Rakor Bahas Optimalisasi Distribusi Air Bersih di Musim Kemarau

Berita Terbaru

BARITO UTARA

Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan Lantik 31 Anggota PAW BPD 

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:35 WIB