Konsultasi Publik Pengadaan Tanah WFC, Pemkab Pastikan Berjalan Transparan dan Berkeadilan

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASISTEN II BUKA KONSULTASI PUBLIK-Mewakili Bupati Bariot Utara, Asisten II Setda Barito Utara Bahrum F Girsang membuka secara resmi Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Perluasan Area WFC di Kelurahan Melayu, di Aula Bappedalitbang (Bappedarida) Kabupaten Barito Utara, Kamis (30/7/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Perluasan Area Water Front City (WFC) di Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, yang berlangsung di Aula Bappedalitbang (Bappedarida) Kabupaten Barito Utara, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Utara, Bahrum F. Girsang, yang membacakan sambutan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pengadilan Negeri Muara Teweh, para staf ahli bupati, asisten sekda, kepala perangkat daerah, Camat Teweh Tengah, Lurah Melayu dan Lurah Lanjas, Notaris/PPAT Akhmad Fibriansyah Bagan, SH., M.Kn., Surveyor Pemetaan Ahli Madya Dinas PUPR Alhamdani Umar, ST., M.S., insan pers, tim konsultan serta para undangan.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Bahrum F. Girsang ditegaskan bahwa konsultasi publik merupakan bagian penting dalam tahapan pengadaan tanah untuk memastikan seluruh proses pembangunan berlangsung secara transparan, terbuka, serta memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya.

Baca Juga :  Laksanakan Shalat Istisqa, Umat Islam Barito Utara Diajak Muhasabah dan Memohon Hujan

“Pemerintah Kabupaten Barito Utara memahami bahwa proses pengadaan tanah sering kali menimbulkan berbagai pertanyaan maupun kekhawatiran di tengah masyarakat. Karena itu, melalui konsultasi publik ini kami ingin memastikan seluruh informasi dapat disampaikan secara terbuka sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaannya,” ujar Bahrum membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan tanah akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap mengedepankan asas kemanusiaan, keadilan, kepastian hukum, keterbukaan, serta pemberian ganti kerugian yang layak dan adil berdasarkan hasil penilaian penilai independen.

“Kami tidak menginginkan adanya pihak yang dirugikan. Sebaliknya, kami berharap pembangunan ini memberikan manfaat bersama bagi masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang,” lanjutnya.

Melalui forum konsultasi publik tersebut, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, maupun pendapat secara konstruktif sebagai bagian dari penyempurnaan pelaksanaan pembangunan.

Baca Juga :  Dissiptaka Barito Utara Gelar Lomba Bertutur SD MI 2026

Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pemerintah dalam merencanakan program, tetapi juga memerlukan dukungan, partisipasi, dan kebersamaan seluruh masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan semangat gotong royong, saling memahami, serta mengutamakan musyawarah dalam setiap penyelesaian persoalan. Dengan komunikasi yang baik, seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar sehingga cita-cita mewujudkan Kabupaten Barito Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan dapat tercapai bersama,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Utara, perangkat daerah terkait, aparat kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan konsultasi publik tersebut.

Ia berharap kegiatan ini mampu menghasilkan kesepahaman bersama sebagai landasan yang kuat dalam mendukung proses pengadaan tanah dan pembangunan perluasan kawasan Water Front City yang menjadi salah satu kawasan strategis pengembangan wajah Kota Muara Teweh.(Atr)

Berita Terkait

Antisipasi Dampak El Nino Terus Berlanjut, Bupati Shalahuddin Perkuat Penanganan Karhutla Barito Utara
Status Barito Utara Tanggap Darurat Hingga 2 Oktober 2026, H Shalahuddin Pimpin Rakor Penanganan Karhutla
Gabungan Organisasi Wanita Barut Dorong Perluasan Pelatihan Ketahanan Keluarga terhadap Penyalahgunaan Narkoba
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan kepada Pedagang
Bupati Shalahuddin Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Lemo
Pemkab Bartim Gandeng BPN, Percepat Sertifikasi dan Penataan Aset Tanah
Jaga Kondusivitas Daerah, Kesbangpol Barito Utara Perkuat Koordinasi dengan Mitra Strategis
Bupati Perintahkan Tim Gabungan Bergerak Cepat Tangani Karhutla di Barito Utara
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:25 WIB

Antisipasi Dampak El Nino Terus Berlanjut, Bupati Shalahuddin Perkuat Penanganan Karhutla Barito Utara

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB

Status Barito Utara Tanggap Darurat Hingga 2 Oktober 2026, H Shalahuddin Pimpin Rakor Penanganan Karhutla

Jumat, 18 September 2026 - 09:16 WIB

Gabungan Organisasi Wanita Barut Dorong Perluasan Pelatihan Ketahanan Keluarga terhadap Penyalahgunaan Narkoba

Kamis, 17 September 2026 - 13:14 WIB

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan kepada Pedagang

Kamis, 17 September 2026 - 10:06 WIB

Bupati Shalahuddin Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Lemo

Berita Terbaru

BARITO UTARA

Bupati Shalahuddin Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Lemo

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:06 WIB