Dishub kembali Tunda Sementara Aktivitas Kapal Melintas di Kolong  Jembatan KH Hasan Basri

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KONDISI AIR DAS BARITO-Kondisi air di DAS Barito terus naik, sehingga Dinas Perhubungan Barito Utara mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengguna jasa pelayaran untuk menunda sementara aktivitas melintas di bawah Jembatan KH Hasan Basri, Muara Teweh, foto diambil Sabtu (12/4/2025).

TEWENEWS, Muara Teweh – Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Utara mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengguna jasa pelayaran untuk menunda sementara aktivitas melintas di kolong Jembatan KH. Hasan Basri, Muara Teweh.

Penundaan ini dilakukan menyusul naiknya permukaan air Sungai Barito yang berpotensi membahayakan lalu lintas pelayaran.

Berdasarkan surat dengan Nomor : 551.3/145/Dishub/IV/2025, disebutkan bahwa pada Rabu, 9 April 2025, permukaan air di bawah jembatan mencapai level 11,50 meter dengan arus deras, sehingga menimbulkan risiko bagi kapal yang melintas, khususnya pada pagi, siang, sore, dan malam hari.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Dukung Penuh Keikutsertaan Kontingen pada Jamnas XII 2026

Langkah ini diambil mengacu pada Peraturan Bupati Barito Utara Nomor 6 Tahun 2012 dan SOP pelayaran yang telah ditetapkan. Penundaan berlaku untuk semua kapal, kecuali SPB ukuran ≤ 250 feet dengan muatan ≤ 2.600 ton serta tongkang ukuran ≤ 180 feet dengan muatan yang sama.

Kapal hanya diperkenankan melintas pada jam-jam tertentu, yakni di atas pukul 12.00 siang dan 11.00 malam pada titik tertentu (STA 12.00 dan STA 11.00 meter).

Baca Juga :  Terima Remisi Umum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Enam Warga Binaan Lapas Muara Teweh Langsung Bebas

Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara, Mihrab Buanapati, menyampaikan penundaan ini merupakan langkah antisipatif untuk menjamin keselamatan pelayaran dan mencegah insiden yang tidak diinginkan.

“Kami minta seluruh nakhoda kapal mematuhi imbauan ini dan menyesuaikan waktu pelayaran agar tidak terjadi benturan dengan bagian bawah jembatan. Keselamatan menjadi prioritas utama kami,” ujar Mihrab Buanapati saat dihubungi melalui telpon, Sabtu (12/4/2025).

Dinas Perhubungan juga meminta kerja sama dari seluruh pihak untuk mengikuti ketentuan tersebut hingga situasi dinyatakan aman untuk pelayaran seperti biasa.

(AP/Tim)

Berita Terkait

DPRD Bartim Sampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD-P 2026
Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi
Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat
Fraksi PSRD Soroti Jabatan Plt dan Rendahnya Serapan Anggaran di Bartim
Fraksi Golkar Minta Pemkab Bartim Perkuat PAD di Tengah Keterbatasan Fiskal
Bupati Shalahuddin Turun Langsung Padamkan Karhutla di Desa Trahean
KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:09 WIB

DPRD Bartim Sampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD-P 2026

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 1 September 2026 - 11:34 WIB

Kembangkan Produk IKM Lokal, Disdagrin Barito Utara Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Selasa, 1 September 2026 - 09:25 WIB

Kabut Asap Kian Pekat, DPK Korpri Barito Utara Bagikan 2.000 Masker ke Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 06:17 WIB

Fraksi PSRD Soroti Jabatan Plt dan Rendahnya Serapan Anggaran di Bartim

Berita Terbaru