Bupati Shalahuddin Dorong Optimalisasi PAD Lewat CSR dan Peran Perusda di Sektor Perkebunan dan Kehutanan

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HADIRI RAKOR OPTIMALISASI PAD-Bupati Barito Utara H Shalahuddin bersama kepala perangkat daerah terkait menghadiri Rakor Optimalisasi PAD bersama Gubernur Kalteng di di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (20/10/2025)

TEWENEWS, Palangka Raya – Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Perkebunan dan Kehutanan Tahun 2025 yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (20/10/2025).

Turut mendampingi bupati dalam rakor ini, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, seperti Plt. Kadis Pertanian, Plt. Kadis Lingkungan Hidup, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah, Kadis PUPR, serta jajaran pemerintah daerah Barito Utara lainnya.

Baca Juga :  Tinjau PDAM, Bupati Pastikan Bantuan APBN Rp50 Miliar Tingkatkan Layanan Air Bersih di Barito Utara

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur H Edy Pratowo, dan dihadiri oleh Plt Sekda Provinsi, para kepala daerah se-Kalteng, perwakilan perusahaan sektor perkebunan dan kehutanan, serta pejabat terkait lainnya.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran pada kesempatan itu menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor strategis seperti perkebunan dan kehutanan dalam meningkatkan PAD, dengan tujuan akhir kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Sementara itu, Bupati Barito Utara H Shalahuddin dalam paparannya menyampaikan bahwa saat ini terdapat 10 perusahaan aktif yang bergerak di sektor perkebunan dan kehutanan di wilayah Barito Utara.

Ia menekankan pentingnya optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di desa-desa.

Baca Juga :  Tim Gabungan Tangani Karhutla di Tiga Lokasi di Barito Utara

“Kita harapkan dana-dana yang tidak bisa terserap ke desa dapat dioptimalkan melalui program CSR. Selain dari perusahaan swasta, kami juga mendorong Perusda untuk melakukan terobosan-terobosan yang nantinya akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Shalahuddin.

Menurutnya, penguatan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan di Barito Utara.

Rakor ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi peran strategis sektor perkebunan dan kehutanan dalam menopang ekonomi daerah, sekaligus memperkuat komitmen seluruh pihak dalam mendorong pertumbuhan PAD yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.(AP)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru