Asisten Setda Barut Buka Konsultasi Publik Pasca Tambang PT BKP

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Rencana pasca tambang PT. Bumi Karunia Pertiwi (PT. BKP) disampaikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Barito Utara melalui konsultasi publik yang dilaksanakan di aula setda, Senin (27/5/2024).

PT.Bumi Karunia Pertiwi merupakan perusahaan tambang batu bara yang wilayah operasi di Desa Panaen Kecamatan Teweh Baru dan Desa Pelari Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara.

Asisten Administrasi umum Setda Barito Utara, Yaser Arafat saat memimpin kegiatan konsultasi publik mengatakan, Pemkab Barito Utara sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh perusahaan.

Baca Juga :  Evaluasi Mandiri Labupaten Layak Anak, Sekda Barito Utara Tekankan Pengisian Data Objektif

Ditegaskannya, ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pasca tambang yaitu terkait bekas tambang, bekas fasilitas penunjang serta hubungan kerja bagi karyawan.

“Saya berharap kepada seluruh peserta konsultasi publik agar dapat benar benar berpartisipasi dalam memberikan masukan dalam kegiatan ini,” kata Yaser Arafat.

Yaser Arafat juga berharap kegiatan pasca tambang adalah kegiatan terencana, sistematis dan berlanjut setelah akhir sebagai seluruh kegiatan usaha pertambangan.hal ini, untuk memulihkan fungsi lingkungan alam dan fungsi sosial menurut kondisi lokal seluruh wilayah.

“Saran dan masukan stake holder yang hadir sudah masuk membahas pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, penanganan stunting juga memberdayakan potensi lokal seperti tradisi di masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga :  TP PKK Barito Utara Sosialisasikan Pencegahan Radikalisme Bersama Densus 88 Anti Teror

Dalam kegiatan konsultasi publik pasca tambang PT BKP ini Asisten Administasi Umum juga menyoroti ketidakhadiran aparat desa yang merupakan ring I perusahaan, seperti Kades Panaen dan Kades Pelari.

“Padahal hal ini sangat penting, mestinya Kades maupun BPD bisa hadir, karena wilayah mereka lah yang akan merasakan dampaknya nanti jika perusahaan ini beroperasi,” tegas Yaser Arafat. (AP)

Berita Terkait

Sekda Barito Utara Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Karhutla di Mapolres
Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Sinergi Percepatan Penanganan Stunting 2026
Diduga Tambang Ilegal, CV SEGA Penuhi Undangan Klarifikasi Polres Barito Timur
Tingkatkan SDM, Disnakertranskop UKM Gelar Pelatihan Operator Komputer Muda
Pemkab Barito Timur Fasilitasi Mediasi Sengketa Warga dengan Perusahaan Tambang
Raperda Penanaman Modal Dorong Peningkatan Iklim Investasi di Barito Utara
Serap Masukan Stakeholder, DPMPTSP Barut Gelar Konsultasi Publik Raperda Penanaman Modal
Disbudparpora Siapkan Duta Pariwisata Barut Menuju Ajang Jagau Bawi Nyai Kalteng 2026
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:58 WIB

Sekda Barito Utara Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Karhutla di Mapolres

Jumat, 17 April 2026 - 10:50 WIB

Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Sinergi Percepatan Penanganan Stunting 2026

Jumat, 17 April 2026 - 07:45 WIB

Diduga Tambang Ilegal, CV SEGA Penuhi Undangan Klarifikasi Polres Barito Timur

Kamis, 16 April 2026 - 18:14 WIB

Tingkatkan SDM, Disnakertranskop UKM Gelar Pelatihan Operator Komputer Muda

Kamis, 16 April 2026 - 15:13 WIB

Pemkab Barito Timur Fasilitasi Mediasi Sengketa Warga dengan Perusahaan Tambang

Berita Terbaru