Bupati Instruksikan Dinas PUPR Barito Utara Lakukan Kajian Teknis Penanganan Banjir Berkelanjutan

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TINJAU LOKASI BANJIR DI SEI RAHAYU I-Bupati H Shalahuddin, didampingi Wabup Felix Sonadie Y. Tingan, Sekda Muhlis, serta sejumlah kepala OPD meninjau langsung lokasi banjir yang melanda kawasan KM 38 Desa Sei Rahayu I, Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (4/11/2025).

TEWENEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung lokasi banjir yang melanda kawasan KM 38 Desa Sei Rahayu I, Kecamatan Teweh Tengah.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak sekaligus mencari solusi jangka panjang atas permasalahan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya, Bupati H. Shalahuddin menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara untuk segera melakukan Survey Investigasi Desain (SID) sebagai langkah awal dalam penyusunan rencana penanganan banjir secara teknis dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Kadisdik Iman Topik: Kepala Sekolah Harus Jadi Penggerak Perubahan

“Kita perlu tahu akar masalahnya melalui kajian teknis, sehingga solusi yang diterapkan benar-benar efektif. Saya minta Dinas PUPR segera melakukan langkah-langkah awal penanganan agar permasalahan banjir tidak terus berulang setiap musim hujan,” ujar Bupati Shalahuddin.

Bupati juga menekankan pentingnya langkah cepat dan terukur dari seluruh jajaran agar penanganan banjir tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah strategis dalam mendukung upaya penanganan banjir.

Baca Juga :  Terungkap Dipersidangan, Begini Detik-Detik Penyerangan di Benangin Disampaikan Saksi Noralini

Salah satunya melalui pengadaan excavator ampibi yang akan digunakan untuk mempercepat proses normalisasi sungai serta memperlancar aliran air di titik-titik rawan banjir.

“Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Bapak Bupati Barito Utara dan program 100 hari kerja dalam mewujudkan infrastruktur yang tangguh serta penanganan lintas sektor terhadap bencana. Kami ingin memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga,” ujar Kadis PUPR M. Iman Topik, Selasa (4/11/2025) di Muara Teweh.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah konkret dalam mengatasi persoalan banjir, termasuk melalui koordinasi lintas sektor dan pelibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menjaga kelancaran aliran sungai di wilayah rawan banjir.(AP)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru