TEWENEWS, Barito Timur – Proses pembangunan gedung SDN Bantai Napu Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, hingga kini belum juga rampung. Akibatnya, para siswa terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan rumah dinas sebagai ruang kelas sementara.
Kondisi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala SDN Bantai Napu, Sosio Sabahuna, S.Pd.SD, Rabu (24/2/2016). Ia mengungkapkan bahwa keterlambatan penyelesaian bangunan sekolah cukup mengganggu kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar.
“Untuk sementara waktu, siswa belajar menggunakan rumah dinas karena gedung sekolah belum selesai dikerjakan,” ujarnya.
Menurutnya, fasilitas yang digunakan saat ini sangat terbatas dan belum memenuhi standar kenyamanan sebagai ruang belajar. Selain ruang yang sempit, sarana pendukung pendidikan seperti meja dan kursi belajar, papan tulis, serta perlengkapan administrasi sekolah juga belum tersedia secara maksimal.
Situasi ini, lanjutnya, tentu berdampak pada konsentrasi dan semangat belajar siswa. Meski demikian, pihak sekolah tetap berupaya menjalankan proses pembelajaran seoptimal mungkin agar hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.
Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait dapat segera menuntaskan pembangunan gedung sekolah tersebut agar para siswa bisa kembali belajar dengan nyaman dan aman di ruang kelas yang layak.
“Kami sangat berharap pemerintah segera merampungkan pembangunan ini demi kelancaran dan kualitas pendidikan anak-anak di Bantai Napu,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai target penyelesaian pembangunan gedung SDN Bantai Napu tersebut. Kondisi ini pun menjadi perhatian masyarakat setempat yang menginginkan adanya percepatan penyelesaian proyek demi keberlangsungan pendidikan di wilayah tersebut.
(Ahmad Fahrizali/Tim)









