Jelang Ramadhan 1447 Hijriah, Pemkab Barut Gelar Gerakan Pangan Murah

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DINAS KPP DAN BULOG GELAR GPM-Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan bersama Bulog Muara Teweh menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional, Jumat (13/2/2026), di halaman Kantor Bupati Barito Utara.

TEWENEWS, Muara Teweh – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) bekerja sama dengan Perum Bulog Muara Teweh menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional, Jumat (13/2/2026), di halaman Kantor Bupati Barito Utara.

Sejak dibuka pukul 08.00 WIB, masyarakat tampak antusias memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Warga rela datang lebih awal demi memperoleh bahan pangan bersubsidi yang disediakan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Tinjau PDAM, Bupati Pastikan Bantuan APBN Rp50 Miliar Tingkatkan Layanan Air Bersih di Barito Utara

Sejumlah komoditas dijual dalam kegiatan tersebut, di antaranya Beras Lele King kemasan 5 kilogram seharga Rp70.000, Beras SPHP 5 kilogram Rp57.000, gula pasir 1 kilogram Rp17.000, serta minyak goreng 1 liter Rp17.000. Seluruh bahan pangan yang dipasarkan merupakan produk berkualitas dengan harga subsidi guna membantu meringankan beban masyarakat menjelang Ramadhan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara, H. Siswandoyo, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan. Kami ingin masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan pokok dengan lebih tenang tanpa khawatir lonjakan harga,” ujar H. Siswandoyo, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga :  Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Wabub Felix: Momentum Perkuat Promosi Potensi Daerah dan Tarik Investasi

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini pemerintah daerah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga serta kebutuhan pokok selama Ramadhan dapat terpenuhi dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau.

Selain itu, pelaksanaan GPM Serentak Nasional juga menjadi langkah strategis dalam pengendalian inflasi daerah, khususnya pada komoditas pangan yang cenderung mengalami peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya, mengingat stok yang tersedia terbatas dan disesuaikan dengan alokasi yang telah ditetapkan.  (Atr)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru