Pemkab Barito Timur Dukung Workshop Penguatan Aparatur Desa Cegah Korupsi yang Digelar Kejaksaan 

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Tamiang Layang – Kejaksaan Negeri Kabupaten Barito Timur (Bartim) menggelar workshop penguatan kapasitas aparatur desa dalam pencegahan korupsi dan pengawasan pengelolaan keuangan serta aset desa, di Gedung Mantawara Tamiang Layang, Selasa 25 November 2025.

Kegiatan ini diikuti para kepala desa, lurah, camat, perangkat desa serta tamu undangan lainnya. Workshop menghadirkan narasumber dari Inspektorat Kabupaten Barito Timur serta dari internal Kejaksaan Negeri Tamiang Layang.

Bupati Barito Timur, M Yamin, yang diwakili Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi,. Pembangunan dan Keuangan H. Bunyamin, saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan workshop tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyambut baik kegiatan workshop seperti ini, dan kami berharap instansi lain yang berhubungan dengan penegakan hukum juga bisa melaksanakan kegiatan serupa dalam upaya pencegahan korupsi,” ujar H. Bunyamin dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Barito Timur saat ini terdiri dari 100 desa, 10 kecamatan dan 3 kelurahan. Dari 100 desa tersebut, 99 sudah memiliki kepala desa definitif baik melalui pemilihan langsung maupun pergantian antar waktu (PAW), dan hanya 1 desa yang masih dijabat Penjabat Kepala Desa, yakni Desa Pinang Tunggal.

Baca Juga :  Imigrasi Kalteng Datangi Disnakertrans Bartim untuk Sinkronisasi Data Tenaga Kerja Asing

Dalam kesempatan itu, H. Bunyamin menekankan pentingnya peningkatan pemahaman para kepala desa dan aparatur desa terkait pencegahan tindak pidana korupsi, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa dan aset desa.

“Saya berharap khususnya para kepala desa dan aparatur desa mendapatkan pemahaman yang baik dari kegiatan workshop ini dalam upaya pencegahan korupsi dan demi tertibnya pengelolaan keuangan serta aset desa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa berdasarkan pemberitaan media, di Kabupaten Barito Timur pernah terjadi kasus kepala desa yang telah divonis pengadilan karena melakukan tindak pidana korupsi.

“Perkara yang diancam atau disangkakan dan telah diputus itu antara lain penyelewengan keuangan desa, pengadaan barang yang tidak direalisasi seluruhnya, honor yang tidak dibayar, pencairan uang tidak sesuai peruntukan, kegiatan fiktif, kegiatan yang tidak sesuai antara RAB dengan realisasi, pajak yang tidak dibayarkan, permintaan fee dari anggaran kegiatan, hingga penyalahgunaan aset desa,” paparnya.

Karena itu, ia meminta seluruh kepala desa dan aparatur desa di Barito Timur untuk terus meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan desa, baik dari sisi transparansi maupun pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem pelaporan keuangan negara, termasuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan APBDes.

Baca Juga :  Sambut HUT Bartim dan HUT RI, Pemkab Gelar Kerja Bakti Massal di Kota Tamiang Layang

“Penguatan partisipasi masyarakat desa dalam pengawasan APBDes, penguatan wadah penyaluran pendapat atau pengaduan, serta pemahaman desa terkait gratifikasi dan konflik kepentingan harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, H. Bunyamin menegaskan beberapa poin penting yang perlu menjadi fokus aparatur desa, yakni penguatan tata laksana aturan, penguatan layanan publik, penguatan pengawasan, partisipasi masyarakat, dan kearifan lokal dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di desa.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Tamiang Layang yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam penyelenggaraan workshop tersebut.

“Selamat mengikuti kegiatan Workshop Penguatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pencegahan Korupsi dan Pengawasan Pengelolaan Keuangan serta Aset Desa. Terima kasih atas kerja sama dan kesediaan Kejaksaan Negeri Tamiang Layang bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” tutupnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
KONI Bartim Lepas Dua Tim Esports SMAN 1 Tamiang Layang Berlaga di GYC Free Fire 2026
Nursulistio Pimpin Golkar Bartim, Soliditas Kader Jadi Kekuatan Hadapi 2029
Bupati Yamin Ajak Golkar Satukan Langkah Membangun Barito Timur
Pemkab Barito Timur Raih Penghargaan JDIHN Terbaik se-Kalteng 2026
Pendapatan Daerah Turun, Pemkab Bartim Pertajam Belanja dan Andalkan SiLPA Rp163,93 Miliar
DPRD Bartim Setujui Hibah Eks Terminal Pasar Panas untuk BNNK
Kemerdekaan ke-81, Semangat Pengabdian dan Pembangunan Bartim Terus Diperkuat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:30 WIB

KONI Bartim Lepas Dua Tim Esports SMAN 1 Tamiang Layang Berlaga di GYC Free Fire 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Nursulistio Pimpin Golkar Bartim, Soliditas Kader Jadi Kekuatan Hadapi 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Bupati Yamin Ajak Golkar Satukan Langkah Membangun Barito Timur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Pemkab Barito Timur Raih Penghargaan JDIHN Terbaik se-Kalteng 2026

Berita Terbaru