Perum Bulog Buntok Serap Gabah Petani di Desa Tampa Barito Timur

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Barito Timur – Perum Bulog Cabang Buntok melakukan penyerapan perdana gabah petani di Desa Tampa, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Senin, 12 Mei 2025. Kegiatan ini disambut hangat para petani yang masih dalam proses panen dan berharap program tersebut berjalan konsisten ke depan.

Kepala Perum Bulog Cabang Buntok, Sutaryo, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses penyerapan. Gabah yang diserap mencakup gabah kering panen dan kering giling dari berbagai varietas, baik unggul maupun lokal. Gabah kering panen yang diserap kali ini dihargai Rp6.500 per kilogram.

“Penyerapan hari ini mencapai lebih dari 12 ton, dan ini baru awal karena para petani masih melanjutkan panen mereka,” ujar Sutaryo di sela kegiatan.

Antusiasme petani begitu tinggi, mengingat harga yang ditetapkan sesuai harapan mereka. Selain itu, petani juga menyampaikan harapan agar Bulog tetap konsisten menyerap gabah hasil panen mereka demi menjamin stabilitas harga dan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Paku, Hariani, menegaskan bahwa pendampingan yang maksimal dari para penyuluh sangat dibutuhkan untuk mendukung semangat dan produktivitas petani.

“Kami berharap seluruh penyuluh pertanian di Kecamatan Paku benar-benar bisa memfasilitasi dan mengakomodasi kebutuhan petani di wilayah binaan masing-masing, mulai dari sarana produksi hingga penanganan pascapanen,” kata Hariani.

Ia menambahkan, komitmen petani untuk meningkatkan produksi sangat besar, terlebih dengan adanya tambahan kuota pupuk subsidi dan keberadaan kios pupuk resmi di wilayah Kecamatan Paku.

Kendati demikian, Hariani mengungkapkan tantangan serius yang dihadapi di lapangan, yakni infrastruktur jalan yang masih rusak parah. Kondisi ini menghambat kelancaran distribusi hasil pertanian.

Baca Juga :  Henny Rosgiaty Dorong Penguatan Koordinasi dan Pencegahan Karhutla

“Jalan utama dari Tampa menuju Ipumea, yaitu Jalan Maduningrat, sangat mendesak untuk ditingkatkan. Tadi saja truk pengangkut gabah harus ditarik menggunakan traktor karena jalan yang rusak berat. Peningkatan jalan ini adalah harapan besar masyarakat agar mobilitas dan pertanian yang potensial bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Dua penyuluh dari Desa Tampa, Antorahatiano dan Ity Damayati, juga turut mendampingi kegiatan ini. Mereka sebelumnya telah menginventarisasi gabah petani yang siap diserap Bulog.

Dengan dimulainya penyerapan gabah ini, harapan petani akan stabilitas harga dan keberlanjutan usaha tani kian menguat. Namun demikian, dukungan lintas sektor, mulai dari infrastruktur hingga pendampingan teknis, tetap menjadi kebutuhan mendesak yang tak boleh diabaikan. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru