TEWENEWS, Jakarta – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, memaparkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kinerja triwulan I periode kedua di hadapan tim evaluator Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Selasa (14/1/2024).
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Gedung Inspektorat Jenderal Kemendagri ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati, Inspektur Kabupaten, dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Barito Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Drs. Muhlis memberikan laporan lengkap terkait 10 aspek kinerja prioritas. Ia menegaskan bahwa evaluasi ini menjadi momen penting sebelum masa jabatannya sebagai Pj Bupati berakhir, menyusul pelantikan Bupati definitif dalam waktu dekat.
1. Pengendalian Inflasi
Drs. Muhlis menjelaskan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan untuk menekan inflasi di Barito Utara. Berdasarkan laporan neraca pangan, harga komoditas utama di wilayah ini tercatat stabil.
2. Penanganan Stunting
Upaya penurunan angka stunting menunjukkan hasil signifikan. Prevalensi stunting per Desember 2024 tercatat sebesar 3,23%, menurun 3,47% dibandingkan tahun sebelumnya.
3. Pengembangan BUMD dan Layanan Publik
Pemkab Barito Utara terus berupaya meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta memperbaiki kualitas layanan publik untuk masyarakat.
4. Penurunan Pengangguran
Angka pengangguran terbuka berhasil diturunkan dari 3,97% pada 2023 menjadi 1,81% pada akhir 2024 melalui berbagai program pemberdayaan tenaga kerja.
5. Penurunan Kemiskinan Ekstrem
Tingkat kemiskinan ekstrem juga menunjukkan penurunan signifikan. Dari 1.309 KK pada 2023, kini tersisa 205 KK. Sebanyak 100% keluarga miskin ekstrem telah mendapatkan bantuan melalui APBN, APBD, dan APBDes.
6–10. Kesehatan, Belanja Daerah, Kegiatan Unggulan, dan Perizinan
Pada aspek kesehatan, belanja daerah, kegiatan unggulan, dan perizinan, berbagai capaian serta inovasi dilaporkan secara rinci, mendapat apresiasi dari tim evaluator.
Drs. Muhlis menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama masa jabatannya.
“Sinergi pemerintah daerah, masyarakat, dan stakeholder lain adalah kunci keberhasilan dalam mencapai target pembangunan,” ujarnya.
Kegiatan ini ditutup dengan apresiasi dari tim evaluator Kemendagri atas capaian kinerja Pemkab Barito Utara yang konsisten memenuhi indikator nasional.
(AP/Kmf)









