Sekda, KPU dan Bawaslu Barito Utara Monitoring Produksi Surat Suara PSU di Pasuruan

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MONITORING PRODUKSI KERTAS SUARA PSU-Sekda Barito Utara, Muhlis, didampingi Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Barito Utara, Badan KesbangPol, serta Plt Sekretaris KPU mengunjungi percetakan kertas suara PSU Barito Utara di PT INPERA PRATAMA INDONESIA Pasuruan, Selasa (8/7/2025).

TEWENEWS, PASURUAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barito Utara, Drs Muhlis, bersama dengan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Utara, Badan KesbangPol, serta Plt Sekretaris KPU mengunjungi PT INPERA PRATAMA INDONESIA di Pasuruan, Selasa (8/7/2025).

Kunjungan ini dalam rangka untuk memantau langsung produksi surat suara Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan logistik serta kualitas surat suara yang akan digunakan oleh masyarakat Barito Utara pada Pilkada mendatang.

Baca Juga :  Wabup Barito Utara Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan Batch II

Dalam kunjungan tersebut, Sekda Barito Utara, Muhlis, menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat selama proses produksi surat suara.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap lembar surat suara yang akan digunakan oleh masyarakat Barito Utara diproduksi dengan benar, akurat, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Muhlis.

Senada dengan Sekda, Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari, menyoroti pentingnya akurasi data dan keamanan surat suara dalam proses produksi.

“Koordinasi yang erat dengan pihak percetakan terus kami lakukan untuk menghindari kendala teknis dan memastikan jadwal produksi dapat terpenuhi tepat waktu,” jelas Siska.

Baca Juga :  Bupati Ajak Pejabat Pemkab Barito Utara  Hadiri Penyambutan dan Pemakaman Jenazah Alm H Nadalsyah Koyem Secara Kedinasan

Sementara Ketua Bawaslu Barito Utara, Adam Sahbubakar Parawansa, juga menegaskan komitmennya dalam melakukan pengawasan yang ketat terhadap proses produksi surat suara.

“Kami akan memastikan tidak ada indikasi kesalahan dalam produksi yang bisa merugikan integritas Pemilihan Suara Ulang ini,” kata Adam.

Pihak percetakan, PT INPERA PRATAMA INDONESIA, menyatakan kesiapan penuh untuk memenuhi semua spesifikasi dan standar yang ditetapkan oleh KPU.

Mereka juga memastikan bahwa proses produksi akan diawasi secara ketat baik secara internal maupun eksternal.

Diharapkan, dengan adanya monitoring intensif ini, distribusi surat suara ke Kabupaten Barito Utara dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu, menjamin kelancaran tahapan PSU Pilkada 2024 sesuai dengan rencana.(AP/Kmf)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru